- - - -
Facebook  Twitter  Google+

25/08/2015

Hasil Muktamar NU Terancam Digugat, Said Aqil : Itu Bukan Urusan Saya

lintasmaduranews - Ketum PBNU periode 2015-2020, Said Aqil Siradj menanggapi dingin rencana Forum Lintas Wilayah yang akan menggugat hasil Muktamar NU ke 33 di Jombang 1-5 Agustus lalu. Pihaknya berdalih sedang fokus menjalankan organisasi kaum nahdliyin itu.

"Itu (gugatan) bukan urusan saya, tanya saja ke yang menggugat. Saya juga belum tahu dan belum lihat seperti apa gugatannya," kata Said Aqil kepada wartawan usai bertemu dengan Bupati Jombang, Selasa (25/8/2015).

Menurutnya, saat ini PBNU periode 2015-2020 fokus menjalankan mesin organisasi. Sejumlah agenda kerja sudah menanti. Salah satunya rapat kerja pertama 28 Agustus nanti.

"Pengukuhan (pengurus PBNU) di Masjid Istiqlal tanggal 5 September, dan minggu depannya bertemu dengan Presiden," ujarnya.

Seperti diberitakan, ratusan peserta Muktamar NU ke 33 melakukan boikot dengan menggelar forum di Ponpes Tebu Ireng saat sidang pleno pemilihan Rais Aam dan Ketum PBNU berlangsung di Alun-alun Jombang, Rabu (5/8).

Para muktamirin yang tergabung dalam Forum Lintas Wilayah itu menyatakan menolak Muktamar NU ke 33 sekaligus produknya yang dinilai sarat manipulasi. Mereka akan menggugat PBNU periode 2010-2015 ke pengadilan dan meminta agar muktamar digelar ulang.

Salah satu hasil Muktamar NU ke 33 itu adalah terpilihnya kembali Said Aqil sebagai Ketum PBNU masa khidmat 2015-2020. Selain itu, Makruf Amin terpilih sebagai Raim Aam PBNU setelah Kiai Mustofa Bisri menolak menjadi Rais Aam.