- - - -
Facebook  Twitter  Google+

29/08/2015

Kantor KPU Sumenep Dijaga Ketat Polisi


 lintasmaduranews - Pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tidak hanya diberlakukan kepada pasangan calon bupati (Cabup) dan wakil Bupati (wabup) saja. Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia pengawas pemilih (Panwaslih) Sumenep juga mendapatkan penjagaan selama 24 jam.

Kasubaghumas Polres Sumenep AKP Hasanuddin melalui Perwira pengendali (Padal) Ipda Saifuddin mengatakan, setiap hari ada 13 petugas menjaga kantor panwaslih. Yakni 12 anggota dan satu perwira.

“Ke-12 anggota itu dibagi menjadi tiga shift. Masing-masing shift beranggotakan empat orang. Satu shift bertugas selama 8 jam, dan kami diperkenankan melakukan penggeledahan kepada tamu yang datang jika dirasa mencurigakan,” jelasnya, Sabtu (29/8/2015).

Menurutnya, tugas yang diemban anggota untuk menjamin keamanan petugas dan dokumen yang ada di kantor serta mengantisipasi terjadinya gangguan dan kemungkinan terjadinya tindakan yang melanggar hukum.

“Semua tamu yang datang ke panwaslih akan ditanyakan keperluannya. Jika memang penting akan dipersilahkan. Namun, jika tamu tersebut menunjukkan gelagat yang mencurigakan maka polisi bisa melakukan tindakan yang lebih tegas,” imbuhnya.

Namun, sejauh ini tindakan penggeledahan belum pernah dilakukan oleh petugas, karena tamu yang datang menunjukkan prilaku yang sopan.

Selain di Panwaslih, pengamanan yang berbeda juga dilakukan di kantor komisi pemilihan umum (KPU). Pengaman itu akan berlangsung hingga tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015 tuntas, namun setiap bulan akan dilakukan penggantian petugas.