- - - -
Facebook  Twitter  Google+

17/08/2015

Komenter Ahok Terkait Atribut PKI di Karnaval

lintasmaduranews - Atribut berlambang PKI muncul dalam sebuah karnaval peringatan kemerdekaan RI di Pamekasan. Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai hal itu bukan sebagai upaya menggoyang ideologi negara, Pancasila.

"Saya mereka mau kasih lambang apa pun terserah, kesaktian pancasila sudah terbukti. Siapa pun nggak bisa merobohkan ideologi negara ini," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2015) malam.

Menurutnya, goyahnya kesaktian pancasila hanya akan terjadi jika kondisi rakyat dalam kondisi yang benar-benar susah. "Kecuali rakyat terlalu susah, kalau rakyat terlalu susah, orang lempar apa pun rakyat makan," ujarnya.

"Sekarang rakyat kan udah ada BPJS Ketenagakerjaan, ada Kartu Indonesia Pintar. Saya rasa tak semudah itu ada orang yang mau menggoyang pancasila," lanjut mantan Bupati Belitong Timur itu.

Ahok menambahkan, bangsa Indonesia sudah pernah mengalami masa-masa yang lebih sulit dalam hal mempertahankan ideologi negara, seperti peristiwa G-30S/PKI. Sehingga seharusnya kesadaran rakyat juga sudah semakin membaik.

"Saya rasa sekarang nggak gampang, TNI dan Polri kita sangat solid. Persenjataan kita sangat baik, bahkan intel kita bekerja," tutur Ahok.

"Saya pikir Tuhan memberikan ide kepada Soekarno-Hatta bisa ada Pancasila itu harus kita syukuri, 70 tahun merdeka dengan situasi susah, itu nggak gampang loh," imbuhnya.