- - - -
Facebook  Twitter  Google+

24/08/2015

KPU Tetapkan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep

lintasmaduranews - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menetapkan dua Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang berlaga  di Pilkada setempat, pada 9 Desember 2015.

"Penetapan dua paslon itu melalui rapat pleno yang dilakukan sejak pukul 08.00-09.15 WIB," kata Ketua KPU Sumenep, A. Warits, Senin (24/08/2015).

Dua paslon itu, adalah A. Busyro Karim-A. Fauzi dan Zainal Abidin-Dewi Khalifah. Pasangan calon  A. Busyro Karim-A. Fauzi diusung gabungan dua partai politik yakni PKB dan PDI Perjuangan.

Sedangkan pasangan calon  Zainal Abidin-Dewi Khalifah, diusung gabungan delapan partai politik yakni Demokrat, PAN, PPP, Hanura, Gerindra, PKS, Golkar dan PBB.

Selain itu, lanjut Warits, KPU juga menetapkan pembatasan penggunaan dana kampanye bagi dua Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sumenep.

Dana kampanye itu dibatasi paling banyak Rp. 12 Milyar. "Pembatasan besaran pengeluaran dana kampanye paslon itu, sudah diuji publikkan kepada partai politik pengusung bersama tim kampanye dari dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep beberapa waktu lalu," terangnya.

Pembatasan penggunaan dana kampanye di tiap paslon maksimal Rp. 12 milyar itu, akan diawasi secara maksimal oleh KPU. Karena nantinya akan diaudit oleh tim akuntan publik. "Jadi, tiap paslon harus mematuhi aturan terkait pembatasan pengeluaran dana kampanye paling banyak senilai Rp. 12 milyar," paparnya.

Ia mengungkapkan, besaran penggunaan dana kamapnye tersebut, boleh dipakai selama masa kampanye yakni 98 hari dari 101 hari. "Di dalam jadwal yang ada, masa kampanye akan dilakukan 101 hari. Tapi, dikurangi 3 hari yang masuk larangan kampanye yakni Hari Raya Idul Adha, Hari Jadi Kabupaten Sumenep, dan 1 Muharram," ungkapnya.

Ia juga menambahkan, untuk memantau dana kampanye yang sudah terkumpul di Tim Kampanye masing-masing paslon, pihaknya sedang menunggu laporan awal dana kampanye paling lambat tanggal 26 Agustus 2015.

 Sedangkan laporan penggunaan dana kampanye itu paling lambat tanggal 7 Desember 2015. "Bagi dana awal, kita akan mengecek melalui rekening di masing-masing Tim Kampanye dua paslon itu. Kemudian penggunaannya setelah tanggal 7 Desember mendatang," ujarnya menambahkan.