- - - -
Facebook  Twitter  Google+

12/08/2015

Mahasiswa Tuntut Sekda Sampang Lepas Jabatan

lintasmaduranew - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, Puthut Budi Santoso, diminta melepaskan jabatannya. Desakan itu muncul lantaran Puthut diduga akan menjadi calon bupati Magetan pada Pilkada 2017.

Aksi desakan dilakukan Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Sampang (Himapesa) di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur, Rabu (12/8/2015). Mereka juga mendesak Puthut angkat kaki dari Sampang.

Tuntutan itu muncul setelah sebuah video musik di Youtube menampilkan Puthut sebagai pemeran utama. Diduga kemunculan Puthut lantaran pencitraan.

Mereka pun menilai kinerja Puthut sebagai Sekda Sampang pun menurun. Puthut dikabarkan sering meninggalkan tugasnya untuk berkampanye di Magetan.

"Puthut yang juga Ketua Tim Anggaran dan Pendapatan Daerah (TAPD) setengah hati dalam membangun Sampang. Sebab dari audit BPK, menyatakan Silpa (Selisih lebih pembiayaan anggaran) Kabupaten Sampang sangat besar. Pada tahun 2013 sebesar Rp110 milyar, sementara  Silpa pada 2014 mencapai Rop02 milyar. Sedangkan APBD 2015 saat ini baru  hanya terserap 20 persen," papar  Samsul Arifin, koordinator aksi.

Puthut mengakui ia berada dalam video tersebut. Namun ia tak tahu video itu diunggah di Youtube.

"Itu memang saya, tapi saya tidak tau siapa yang memasukkan, mungkin teman - teman di Magetan," ujar Puthut.

Puthut menambahkan, di era demokrasi ini, siapapun berhak maju dalam Pilkada. Namun dirinya membantah meninggalkan pekerjaan dan tugasnya  sebagai Sekda Kabupaten  Sampang.