- - - -
Facebook  Twitter  Google+

02/08/2015

Muktamar NU, Pembahasan Draf Pemilihan Rais Aam Berlangsung Alot

lintasmaduranews - Sidang pleno pertama Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) berlangsung alot. Pembahasan pasal mengenai pemilihan Rais Aam yang sedang dibahas berlangsung penuh interupsi dan argumen.

Pasal pemilihan itu diatur dalam BAB VII pasal 19 yang berbunyi 'Pemilihan Rais Aam dilakukan secara musyawarah mufakat melalui sistem Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). Pro kontra pasal ini membuat sidang berlangsung sengit.

"Kenapa munas kemarin memasukannya yang demikian," kata salah seorang muktamirin di arena sidang Alun-alun Jombang Jawa Timur, Minggu (2/8/2015).

Atas perdebatan itu, salah satu pimpinan sidang, KH Slamet Effendy menawarkan dua usulan.

"Pertama, dilakukan pemungutan suara setuju tidak setuju. Dua, menunda, tidak dibicarakan di paripurna tapi dibicarakan di komisi organisasi," kata Slamet.

"Tidak setuju" kata sejumlah muktamirin.

"Kalau kita kembali ke AD/ART, sejam ini selesai," kata peserta yang lain.

Sidang masih berlangsung. Akhirnya disepakati bahwa setiap peserta yang mau berbicara mendaftar terlebih dahulu. Total terdapat 113 calon pembicara yang sudah mendaftar.

"Kami NU dari Pati mendukung sistem Ahlul Halli Wal Aqdi," katanya.

Hingga pukul 22.06 WIB, pembahasan pemilihanan Rais Aam ini masih berlangsung.