- - - -
Facebook  Twitter  Google+

20/08/2015

Panitia Pilkades Karpote Bangkalan Dilaporkan ke Polda Jatim

lintasmaduranews - Musidin (50), warga Desa Karpote, Kecamatan Blega melaporkan panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) ke Polda Jatim atas kasus penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp 65 juta.

Uang sebesar itu dibayarkan Musidin kepada panitia sebagai titipan lantaran pihak panitia kekurangan dana Pilkades Karpote yang digelar pada 15 Juni 2015.

Musidin yang merupakan kades incumbent dan gagal saat mencalonkan kembali, merasa dirugikan ketika menagih uang titipan itu belum juga dikembalikan.

"Setor ke panitia, ada kwitansinya. Saya lunasi tanggal 22 Mei. Sampai sekarang belum dikembalikan meski sudah saya tagih," ungkap Musidin saat didampingi penasehat hukumnya Sumardan, Rabu (19/8/2015).

Ia menjelaskan, dalam Pilkades Karpote diikuti tiga peserta. Namun, satu peserta menyatakan mundur setelah membayar Rp 20 juga.

"Selain dari saya, calon lainnya juga bayar juga Rp 65 juta dan Rp 20 juta. Panitia mengumpulkan dana Rp 150 juta saat itu," tandasnya.

Sementara itu, penasehat hukum Sumardan menjelaskan, kliennya merasa dirugikan karena uang yang awalnya titipan belum juga dikembalikan hingga saat ini.

"Kilen kami diping-pong. Panitia suruh menagih ke camat namun hanya dijanjikan saja. Maka dari itu kami melapor ke Polda Jatim pada 6 Agustus dengan Pasal 378 KUHP terkait Penipuan dan Pasal 372 KUHP dengan Penggelapan," jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemas Pemdes) Ismet Effendi menyatakan, pihaknya telah mewanti - wanti kepada pihak panitia agar tidak melakukan pungutan kepada calon.

"Sampai cape saya menghimbau. Ke depan harus kami perketat lagi agar kejadian ini tidak terulang kembali," singkatnya.