- - - -
Facebook  Twitter  Google+

25/08/2015

Pemilihan Ketum MUI, Din Syamsuddin: Musyawarah Saja

lintasmaduranews - Demisioner Ketua Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin meminta dalam Munas ke 9 yang digelar di Surabaya terkait pemilihan ketua umum dibicarakan melalui musyawaroh bukan musbaqoh (persaingan).

"MUI itu lembaga moral, maka sebaiknya saya sarankan tidak menjadi ajang persaingan diantara ulama, zuama dan cendekiawan. Musyawaroh itu bukan musabaqoh. Maka tidak perlu ada persaingan, tapi bisa ditentukan secara musyawarah," kata Din Syamsudin kepada wartawan usai pembukaan Munas ke 9 MUI di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Selasa (25/8/2015).

Ia menerangkan, pada pemilihan Ketua Umum MUI periode 2015-2020 lewat mekanisme formatur. Dalam formatur terdiri dari 17 orang (Ketua umum, wakil ketua umum, Sekjen MUI pusat, 5 perwakilan dari ormas Islam, dan masing-masing 1 perwakilan regional).

"Sesungguhnya adalah penjelmaan Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) yang sudah diterapkan oleh MUI jauh hari. Dan tradisi MUI tidak ada persaingan dan tidak ada rebut-rebutan. Insya Allah ulama kayak jadi imam di kampung, saling dorong harus ada yang dimajukan selangkah ditinggikan selangkah. Ayo ente, yang ente saja. Itu budaya bagus sekali dan saya ingin munas seperti itu," harapnya.

Ketika ditanya tentang kesanggupannya dirinya menjadi Ketua Umum MUI lima tahun mendatang, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini tidak mengiyakan atau menolak.

"Saya tidak menjawab Ya atau Tidak. Tapi saya mengiyakan etika, jangan sampai ada persaingan. Saya sudah menyatakan kemarin dalam redaksi, saya tidak siap untuk menjadikan MUI ini sebagai wadah perebutan persaingan, itu fatal," ujarnya.

"Kita cari jalan terbaik, bagaimana jalan terbaik, itu dengan musyawarah para ulama, zuama, cendikiawan muslim, termasuk ormas-ormas Islam di sini ada pemimpin ormas Islam. Tetapi saya sepakat dengan ide agar MUI ini semacam tenda besar bagi seluruhnya, maka perlu pemimpin yang bisa mengayomi," tandasnya.

Rencananya, Rabu (26/8/2015) besok, tim formatur akan menggelar rapat. Pemilihan kepengurusan MUI akan dipilih setelahnya.