- - - -
Facebook  Twitter  Google+

27/08/2015

Perjuangan Warga Desa Larangan untuk Mendapat Air Bersih

lintasmaduranews - Sejumlah wilayah di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengalami kekeringan. Salah satunya di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan. Sejumlah warga setempat berusaha keras untuk mendapat air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sebagaimana dilansi media beritajatim.com, warga mengambil air di tempat yang berjarak 5 km dengan menggunakan gerobak dan ada pula menggunakan timba dibawa di atas kepalanya.

Salah satu warga yang berusaha keras untuk mendapatkan air, Hotimah (36), menjelaskan, kekeringan di daerahnya terjadi setiap tahun dan bagaimanapun caranya air untuk memenuhi kebutuhan hidupnya harus didapat.

"Harus bagaimana lagi, kalau memang keadaannya seperti ini. Setiap tahun harus berjuang untuk bertahan hidup, kita mau makan dan minum ya harus menggunakan air," kata Hotimah, Kamis (27/8/2015).

Hotimah menambahkan, sejak daerahnya dilanda kekeringan, selama ini dirinya mengonsumsi air tidak layak pakaiDiakuinya, selama ini dirinya senantiasa menoonsumsi air yang tidak layak pakai. Tetapi dirinya terpaksa menggunakan itu karena tidak pilihan lain untuk dikonsumsinya.

"Ya nanti kalau airnya mau diminum, harus dimasak dulu sampai mendidih supaya tidak sakit perut. Kalau langsung minum air yang kotor bisa sakit.," ungkapnya.

Seperti diketahui, musim kemarau yang mengakibatkan sejumlah kekeringan mulai terjadi di kabupaten Pamekasan. Bahkan dari 13 kecamatan yang ada, setidaknya hanya 2 (dua) kecamatan yang disinyalir bebas dari kekeringan. Masing-masing kecamatan Galis dan (Kota) Pamekasan.

Sumber: beritajatim