- - - -
Facebook  Twitter  Google+

17/08/2015

Pesawat Trigana yang Hilang Kontak Ditemukan

lintasmaduranews - Pesawat Trigana Air Service jenis ATR 42 PK YRN, yang sebelumnya dinyatakan hilang kontak, berhasil ditemukan di Distrik Okbape, sekitar 15 mil dari Bandara Oksibil di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Pesawat dengan nomor penerbangan IL 267 yang diterbangkan Kapten Penerbang Hasanuddin‎, sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada pukul 05.55 UTC/14.55 LT (local time/waktu setempat).

Warga Oksibil, Josep Uropmabin, mengatakan jarak lokasi jatuhnya pesawat dari Kota Oksibil sekitar 1,5 jam jika ditempuh dengan kendaraan roda dua dan 2-2,5 jam dengan kendaraan roda empat.

"Masyarakat sempat melihat pesawat terbang rendah dan bunyi dentuman hebat di lokasi tersebut. Saat ini masyarakat juga ikut membantu ke lokasi jatuhnya pesawat," ujar Josep di Oksibil, Minggu (16/8/2015).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Kombes Rudolf Patrige mengatakan, Distrik Okbape jaraknya 15 km dari Kota Oksibil. Jika ditempuh dengan perjalanan kaki bisa lebih dari setengah hari perjalanan. "Saat ini Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Yunus Wally memimpin tim gabungan ke lokasi tersebut. Anggota TNI/Polri dan tim SAR ikut dalam rombongan," kata Rudolf.

Kepala SAR Jayapura Ludianto mengatakan, tim evakuasi terus melakukan pencarian di lokasi yang dimaksud oleh warga setempat. Sebelum pesawat itu dinyatakan hilang, bandara setempat telah mengumumkan bahwa pesawat Trigana akan mendarat.

"9 Menit sebelum lost contact, petugas bandara telah menyatakan bahwa pesawat itu akan mendarat. Kami terus menyisir lokasi jatuhnya pesawat tersebut yang dimaksud oleh warga sekitar 13 mil dari Bandara Oksibil," kata Ludianto di Jayapura.

Ludianto mengungkapkan, saat pesawat itu terbang, cuaca dalam keadaan cerah. Hingga malam ini, saat Tim SAR menuju lokasi jatuhnya pesawat, cuaca masih bersahabat. "Cuaca cerah sampai malam ini. Kami terus melakukan pencarian bersama dengan anggota TNI//Polri," kata Ludianto.

Pesawat Trigana Air terbang pada pukul 14.21 WIT dari Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura tujuan Bandara Oksibil. Pesawat membawa 54 orang, terdiri dari lima orang kru pesawat, 49 penumpang yang 3 di antaranya anak-anak, dan 2 bayi.