- - - -
Facebook  Twitter  Google+

15/08/2015

Peserta Karnaval Gunakan Atribut PKI di Pamekasan

lintasmaduranews - Salah satu peserta karnaval di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggunakan antribut-atribut Partai Komunis Indonesia (PKI), Sabtu (15/8/2015).

Beberapa atribut yang digunakan peserta karnaval dari gabungan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Pamekasan ini yakni, logo (Palu dan Arit), Salempang bertuliskan "Anggota PKI", dan foto-foto tokoh PKI seperti DN Aidit, Chairul Saleh dan Dipo Nusantara.

Penampilan peserta karnaval tersebut menjadi perhatian warga sekitar dan mereka menilai panitia pelaksana dan aparat keamanan lengah karena meloloskannnya sebagai peserta karnaval.

"Apa apan ini, masa panitia dan petugas keamanan tidak mengetahui, atribut itu kan dilarang di Indonesia," kata Ayu salah satu penonton karnaval.

Sedangkan penonton lainnya, Sulaiman, warga jalan Jokotole  mengharap ada tindakan tegas dari petugas keamanan terhadap panitia pelaksana.

"Saya berharap petugas bisa memberi tindakan tegas kepada panitia sehingga hal semacam itu tidak terjadi pada kegiatan-kegiatan selanjutnya di sini (Pamekasan)," katanya.

Media kompas menjelaskan, sehabis aksi teratrikal, gambar-gambar tokoh PKI, bendera PKI langsung dimusnahkan oleh anggota Kodim 0826 Pamekasan.

Komandan Kodim 0826 Pamekasan, Letkol Armed Mawardi, menjelaskan, setelah aksi teatrikal, seluruh atribut PKI langsung dimusnahkan. Mawardi beralasan, agar simbol-simbol PKI itu tidak sampai merasuk ke fikiran masyarakat. Namun, meskipun dimusnahkan, masih ada anggoya karnaval yang tetap membawa atribut PKI sampai di garis finis.

"Saya beranggapan itu hanya menggambarkan tentang kekejaman PKI," ujar Mawardi.

Di sisi lain warga nampak antusia melihat para perserta karnaval, mereka banyak yang berdiri lama di pinggir jalan sepanjang rute yang dila peserta.