- - - -
Facebook  Twitter  Google+

11/09/2015

Bawaslu Cium Dana Desa Dimanfaatkan Kampanye

lintasmaduranews - Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Nasrullah curiga keterlambatan pencairan dana desa di sejumlah daerah menjadi permainan petahana yang dimanfaatkan untuk kepentingan kampanye.

“Kami curiga keterlambatan pencairan dana desa dimanfaatkan oleh petahana. Nantinya dana tersebut akan dikeluarkan di menit-menit akhir , dibuat seolah olah keluar dari dana pribadinya petahana,” ujar Nasrullah di Jakarta, kamis (10/9/2015).

Nasrullah juga meminta agar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi beserta Kementerian Dalam negeri melakukan pengawasan terkait dana desa tersebut.

“Jangan sampai apa yang kami curigai benar-benar terjadi. Kami sudah mencium aroma aroma yang mengarah ke kecurigaan kami,” tambahnya.

Komisioner Bawaslu ini melanjutkan, jika benar terjadi, maka ini pelanggaran yang serius. Hal ini dikarenakan berdasarkan UU, tidak boleh memanfaatkan program pemerintah untuk kepentingan pribadi. Lalu, hal tersebut membuat petahana terlihat tidak sportif dibandingkan dengan calon kepala daerah yang lain.

“Kalau bisa dana desa diserahkan kepada sekertaris daerah (sekda) agar lepas dari kepentingan tertentu,” tutupnya.