- - - -
Facebook  Twitter  Google+

03/09/2015

Diduga Mencemarkan Nama Baik, Kepala Disdik Pamekasan Dilaporkan

lintasmaduranews - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, Moh Yusuf Suhartono, dilaporkan bawahannya, Jumiatul Hafidah ke Polres setempat di Jl Stadion 81. Laporan karena dugaan pencemaran nama baik.

Pencemaran nama baik itu, berupa tuduhan perselingkuhan antara dirinya dengan inisial ST, yang menjabat sebagai Kepala SD Negeri 2 Bandungan. Bahkan kasus tersebut juga mengakibatkan dirinya turun jabatan dari Kepala SD Negeri 7 Pakong, menjadi staf di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Disdik Kecamatan Tlanakan.

"Saya dituduh memiliki kedekatan dengan orang lain, sehingga saya disanksi berupa penurunan pangkat. Padahal saya tidak merasa melakukan (perselingkuhan) tuduhan itu," kata Jumiatul Hafidah, Rabu (2/9/2015).

Diakuinya, pihaknya terpaksa melaporkan hal itu karena dinilai tidak sesuai dengan apa yang dialaminya. "Siapapun pasti tidak terima, jika dituduh selingkuh. Saya kira, ada orang yang mendramatisir dalam kasus ini dan yang dikorbankan adalah saya," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga menyayangkan sanksi yang menimpa dirinya. Sebab hal itu sangat tidak prosedural dan bertentangan dengan peraturan yang berlaku, seperti memberikan teguran atau peringatan sebelum dipindah tugaskan. Bahkan dirinya juga tidak diberikan ruang untuk mengklarifikasi tuduhan yang diberikan kepada dirinya.

"Disdik (membuat kebijakan) hanya berdasar laporan dan tanda tangan guru yang diterima oleh inspektorat. Padahal setelah kami tanyakan kepada guru, tidak ada yang merasa tanda tangani laporan kepada inspektorat," kesalnya.

Kasubag Humas Polres Pamekasan, Iptu Ruslan Hidayat mengatakan semua laporan yang masuk segera di proses sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku, termasuk laporan pencemaran nama baik dengan terlapor Kepala Disdik Pamekasan. "Yang jelas kami akan menyelidiki kasus itu, dan terlebih dahulu akan mempelajari isi laporannya," jelasnya.

Sementara Kepala Disdik Pamekasan, Moh Yusuf Suhartono belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut terkait persoalan tersebut. Saat dihubungi melalui sambungan selulernya, terdengar nada tidak aktif.

Sumber : beritajatim