- - - -
Facebook  Twitter  Google+

14/09/2015

Dua WNI Disandera dan Satu Orang Ditembak di Papua Nugini

lintasmaduranews - Dua orang WNI disandera oleh kelompok bersenjata di Papua Nugini. Kedua WNI tersebut bernama Sudirman (28) dan Badar (20).

Sudirman dan Badar merupakan WNI yang bekerja sebagai penebang kayu di perusahaan penebangan kayu di Skofro, Distrik Kerom, Papua Nugini. Selain Sudirman dan Badar, seorang WNI bernama Kuba tertembak karena berusaha melawan.

"Konsulat RI di Vanimo mendapat informasi adanya 2 WNI bernama Sudirman dan Badar yang disandera kelompok bersenjata di Skouwtiau wilayah PNG," ujar Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu Lalu Muhammad Iqbal kepada detikcom, Minggu (13/9/2015).

"Selain kedua WNI tersebut, seorang WNI bernama Kuba tertembak dalam insiden (penyanderaan) tersebut. Kuba tak disandera dan saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara, Jayapura," lanjutnya.

Iqbal menambahkan, saat ini Konsulat RI Vanimo telah berkoordinasi dengan angkatan bersenjata Papua Nugini untuk penyelamatan kedua WNI tersebut. Angkatan bersenjata Papua Nugini menginformasikan kepada Konsulat RI Vanimo bahwa kedua WNI saat ini dalam kondisi baik.

"Sejak komunikasi angkatan bersenjata PNG dengan penyandera kemarin, mereka menjanjikan akan membebaskan (WNI) dalam waktu 72 jam yang berarti Senin siang waktu PNG," ucapnya.

Pihak Konsulat RI kini masih menunggu kepastian pembebasan kedua WNI tersebut. "Semoga ada kabar baik Senin besok dari kedua WNI tersebut," tutupnya.