- - - -
Facebook  Twitter  Google+

20/09/2015

Ekonomi Indonesia Terjajah, Sejumlah Perbankan BUMN Hutang ke China

lintasmaduranews - Ekonomi Negara Indonesia terjajah oleh perekonimian negara asing. Hal ini membuat sejumlah perbankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia dilaporkan melakukan hutang atau pinjaman ke Negara China.

Anggota Komisi XI DPR RI, Hj Kasriyah mengungkapkan, perbankan BUMN melakukan pinjaman tersebut diantaranya, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk.

"Total pinjaman senilai US$3 miliar atau sekitar Rp 43.5 triliun (kurs Rp 14.500 per dolar AS) dari China Development Bank (CDB)," kata Kasriyah, Minggu (20/9/2015), melalui keterangan tertulis.

Selain itu, Kasriyah menjelaskan, untuk PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mendapat fasilitas pinjaman dari PT Bank ICBC Indonesia dengan nilai mencapai RMB 5 miliar atau setara dengan Rp 10 triliun.

Dikatakan, pinjaman tersebut akan digunakan BTN untuk pembiayaan infrastruktur dan pembangunan perumahan yang salah satunya pembangunan proyek sejuta rumah rancangan pemerintah.

"Yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, pembelian aset KPR BTN dan juga untuk penyaluran kredit sindikasi atau pembiayaan lainnya," terangnya.

Lebih lanjut, Kasriyah mengingatkan, meskipun pinjaman dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tanah air namun harus tetap hati-hati dan waspada, jangan sampai terjadi permasalahan perbangkan seperti saat krisis tahun 1998.

"Jangan sampai perbankan BUMN terjebak kepada lingkaran utang saat kondisi ekonomi lagi sulit, maka yang akan dirugikan adalah negara dan rakyat Indonesia yang akan menanggung beban itu," ucap politikus Partai Persatuan Pembanguan (PPP) ini.