- - - -
Facebook  Twitter  Google+

03/09/2015

Empat Kecamatan di Kabupaten Sumenep Tinggi Buta Aksara

lintasmaduranews - Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya untuk memberantas buta aksara di wilayah ujung timur Madura. Sampai saat ini masih ada 4 kecamatan yang paling tinggi masyarakatnya masih mengalami buta akara.

“Paling tinggi jumlah masyarakat yang masih buta aksara yakni Kecamatan Batang-Batang lalu Batu Putih, Dasuk dan Kecamatan Arjasa Pulau Kangean,” kata Kasi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) pada Dinas Pendidikan Sumenep, R Raihani, Kamis (3/9/2015).

Ia menambahkan, dari tahun 2010 hingga 2015 ini masih tercatat sekitar 60 ribu lebih masyarakat yang masuk katagori buta aksara. Jumlah tersebut menurun drastis dari yang sebelumnya berjumlah 134 ribu lebih ditahun 2010.

“Memang masih tergolong tinggi, akan tetapi pihaknya terus berupaya agar masyarakat Sumenep bebas buta aksara,” jelasnya kepada RRI, Kamis (3/9/2015).

Program penghapusan buta aksara ini mendapat dana yang cukup besar baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun dari APBD tingkat I dan II.

“Untuk tahun ini mengalami penurunan, yakni ditahun 2014 lalu mencapai Rp 5 Milyar, sedangkan tahun ini sebesar Rp 2,1 Milyar,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kasi PLS tersebut menjelaskan, saat ini di kabupaten Sumenep terdapat 40 kelompok belajar penyelenggara buta aksara dengan warga pelajar sekitar 4 ribu orang, yang tahun ini mendapat bantuan masing masing kelompok sebesar Rp 7,6 juta.