- - - -
Facebook  Twitter  Google+

03/09/2015

Gaji Sertifikasi Ditunggak, Kemenag Pamekasan Terancam Dilaporkan


lintasmaduranews - Tunggakan gaji guru sertifikasi tahun 2014 di Kabupaten Pamekasan belum dicairkan. Hal tersebut membuat salah satu guru non PNS, Akh. Fakih melakukan tuntutan kepada Kemenag setempat untuk segera merealisasikan tunggakan, Kamis (3/9/2015).

“Segera realisasikan pembayaran tunggakan gaji guru sertifikasi,” kata Akh. Fakih kepada awak media.

Tunggakan sertifikasi dimaksud yaitu bulan Juli sampai Desember 2014 serta Bulan Januari sampai Juni 2015 yang belum terbayarkan milik guru kelas, mapel umum, dan mapel agama.

“Kami juga meminta agar kemenag segera mengeluarkan SK Impassing bagi guru yang sudah masuk list,” sambung.

Akh. Fakih mengancam akan membawa ke ranah hukum jika tuntutannya tak diindahkan. Yakni akan melaporkan langsung ke Presiden, ke KPK RI, Kejari Pamekasan dan Kejati Jawa Timur.

Sementara dalam melancarkan aksinya, Akh. Fakih memakai borgol di tangan kiri serta memakai kaos yang bertuliskan “Jadi guru jujur memang makan hati” serta membawa puluhan amplop yang berisi tuntutan.