- - - -
Facebook  Twitter  Google+

27/09/2015

Hotel Gawhara di Makkah Terbakar, Jamaah Haji Indonesia Dievakuasi

lintasmaduranews - Kebakaran terjadi di penginapan 502 di Hotel Gawhara Taljawar di daerah Raudhah, Makkah. Penginapan itu dihuni jemaah haji Indonesia.

Pantauan detikcom, Minggu (27/9/2015), sekitar pukul 01.14 waktu setempat tampak asap mengepul dari hotel tersebut. Terlihat pula asap yang masih tampak keluar dari lobi hotel.

Dari luar hotel, terlihat ada 8 unit mobil pemadam kebakaran dan 10 mobil ambulans. Selain itu ada pula mobil dengan sebuah kipas khusus yang menyedot asap agar keluar dari bangunan hotel.

"(Kebakaran terjadi) sekitar pukul 12.10, pas mau Zuhur," kata Ketua Kloter JKS 39 Suhendi kepada detikcom di lokasi.

Suhendi menyebut awalnya alarm berbunyi tetapi kemudian mati. Dia menduga alarm berbunyi karena asap rokok tetapi ternyata bau asap semakin pekat.

"Alarm bunyi mati bunyi mati gitu, biasanya sih asap rokok. Tapi ternyata kok lama-lama bau," ujarnya.

Suhendi mengaku sempat ada kepanikan dari para jemaah haji. Namun para jemaah sudah berkumpul lebih dulu di lantai M sehingga tidak masalah.

"Ya ada kepanikan. Tapi semua sudah keluar kok. Dievakuasi ke penginapan deket sini," ucap Suhendi.

Suhendi menyebut di penginapan itu ada 3 kloter yaitu JKS 34, JKS 39 dan JKS 49. Dia mengaku ada 4 orang jemaah yang dibawa ambulans tetapi karena sudah menderita sakit dari awal.

"Ada 4 orang dibawa ambulans, tapi karena memang sakit dari awal," ucapnya.

Asap pekat yang menyelimuti lobi hotel Gawhara Taljawar di daerah Raudhah, Makkah, sudah berhasil disedot menggunakan kipas raksasa. Api berawal dari korsleting di bagian resepsionis.

"Itu ada alat pemadam kebakaran letaknya di belakang resepsionis korsleting," tutur petugas PPIH divisi Perumahan Daker Makkah, Ahmad, saat ditemui di dekat penginapan 502, Raudhah, Makkah, Minggu (27/9/2015).

Ahmad mengatakan, berdasarkan keterangan dari pemilik hotel, alat tersebut rusak karena sering mati-hidup. Karena sudah terbiasa jadi didiamkan saja.

"Dimungkinkan karena alarm sering berbunyi karena ada yang merokok," tuturnya.