- - - -
Facebook  Twitter  Google+

25/09/2015

Kemenag Banjar Terima Kabar Maemunah Meninggal dalam Tragedi Mina


lintasmaduranews - Sebanyak 3 jamaah haji asal Indonesia menjadi korban dalam tragedi Mina, namun ada kemungkinan besar bisa bertambah.  Keluarga jemaah dari Indonesia melaporkan kerabatnya jadi korban. Seperti terjadi di Banjar, Jawa Barat.

Kepala Kemenag Banjar Dadang Romansyah mengaku terus berkoordinasi dengan jemaah dan keluarganya. Dia sempat berkomunikasi dengan Sarnan Saifudin, jemaah haji asal Parunglesang, Banjar. Maemunah, istri Sarnan, menjadi korban.

"Dia (Sarnan) menelepon sambil menangis, istrinya meninggal di Mina," tutur Dadang saat berkunjung ke rumah Dede Herlan di Cikabuyutan Barat, Pataruman, Banjar, Jawa Barat. Dede melaporkan 7 menantu dan anak menjadi korban tragedi Mina, dua di antaranya masih hilang.

"Pak Sarnan terluka dan dirawat di rumah sakit," imbuh Dadang.

Sarnan dan Maemunah berangkat bareng 7 menantu dan anak Dede. Mereka berhaji dalam rombongan KBIH Persis Bandung dan berangkat via Kloter 61-BKS (Bekasi).

Baca: Dede Kaget Ditelepon dari Makkah, 7 Menantu dan Anak Jadi Korban

Selain di Banjar, satu keluarga jemaah asal Probolinggo juga menanti kepastian kabar dari Arab Saudi. Nero, warga Dusun Krajan RT/RW 06/03, Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar, Probolinggo, disebut-sebut jadi korban dalam tragedi Mina. Keluarga sudah mendapat informasi, namun otoritas resmi di Arab Saudi belum memberikan keterangan resmi.