- - - -
Facebook  Twitter  Google+

23/09/2015

Kemeterian Perhubungan Siap Kembangkan Bandara Trunojoyo

lintasmaduranews - Kemenenterian Perhubungan RI siap untuk mengembangkan Bandara Trunojoyo Sumenep agar bisa membuka penerbangan komersial.

"Runway di Bandara Trunojoyo ini harus diperpanjang, menjadi 1400, atau 1600. Kualitas landasannya juga harus ditingkatkan. Kalau lahannya ada, kementrian perhubungan akan menyiapkan anggaran pengembangannya," kata Menteri Perhubungan RI, Ignasius Jonan, Rabu (23/09/15).

Pada Rabu sore, Jonan melakukan kunjungan kerja ke Bandara Trunojoyo Sumenep, untuk melakukan pengecekan langsung kondisi bandara tersebut.

"Sekarang ini kan Bandara Trunojoyo masih untuk penerbangan perintis. Nah, supaya bisa untuk penerbangan komersial dengan pesawat besar, ya memang 'runway' nya itu dulu yang harus segera diperpanjang," tegas Jonan.

Menurutnya, apabila hanya disinggahi pesawat kecil dengan jumlah penumpang sedikit, maka harga tiket akan mahal. Berbeda apabila bisa disinggahi pesawat besar dengan daya tampung penumpang lebih banyak, maka harga tiket akan menjadi murah.

"Minimal pesawat jenis ATR 42 lah. Itu kan kapasitas maksimalnya 60 penumpang. Syukur-syukur kalau bisa ATR 72. Kalau penumpang banyak kan tiketnya gak mahal. Jadi gak perlu subsidi lagi," ujarnya.

Ia menjamin pengembangan bandara akan dianggarkan dalam APBN, selama pemerintah daerah sanggup untuk menyediakan lahan guna pengembangan bandara tersebut. "Kalau 'runway' nya sudah diperpanjang, kualitasnya diperbaiki, nanti kan bisa untuk penerbangan komersial dengan jarak yang lebih jauh. Tidak sekedar Juanda - Trunojoyo, tapi bisa langsung Sumenep - Banjarmasin, atau Sumenep - Bali, misalnya," ucap Jonan.

Runway Bandara Trunojoyo Sumenep saat ini sepanjang 1.160 meter dengan lebar 23 meter. Sejak Mei 2015, Bandara Trunojoyo telah digunakan untuk penerbangan perintis (bersubsidi) dengan rute Sumenep-Surabaya (Bandara Juanda) dan Sumenep-Jember (Bandara Notohadinegoro).

Penerbangan perintis tersebut dilayani oleh maskapai Susi Air, menggunakan pesawat Cessna Grand Caravan berkapasitas 12 penumpang. Pesawat Susi Air tersebut melayani rute Sumenep-Surabaya dan Sumenep-Surabaya-Jember, dua kali dalam satu minggu.