- - - -
Facebook  Twitter  Google+

17/09/2015

Nur Asyur Minta Dishup Sumenep Adakan Kapal yang Bisa Berlayar di Segala Kondisi

lintasmaduranews - Pada Momentum peringatan Hari Perhubungan Nasional, yang jatuh pada tanggal 17 September ini, masyarakat kepulauan meminta pemkab Sumenep, Madura semakin memperbaiki pelayanan dan menambah kapal untuk melayani tansportasi, karena selama ini kapal yang ada dirasa kurang memenuhi kebutuhan.

Tokoh masyarakat kepulauan Nur Asyur mengatakan, wilayah daratan Sumenep merupakan sumber berjalannya ekonomi di wilayah kepaulauan, sehingga ketersediaan kapal merupakan hal yang mendesak.

“Seperti kita tahu mas, masyarakat pulau untuk memenuhi kebutuhannya harus kedaratan, ibaratnya urat nadi kami itu daratan. Oleh karena itu, di hari peringatan perhubungan ini kami meminta perbaikan pelayanan dari Dinas Perhubungan (Disub) Sumenep,” ujar Nur Asyur kepada RRI, Kamis (17/9/2015).

Selain itu, mantan anggota DPRD Sumenep itu menekankan, pengadaan kapal harus benar-benar memperhatikan kebutuhan masyarakat kepulauan, dalam arti memadai serta mampu melakukan pelayaran di segala kondisi.

“Karena belajar dari kondisi setiap tahunnya cuaca diperairan tidak bisa diprediksi. Harus kapal yang benar – benar bisa berlayar di segala kondisi,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perhubungan Laut dan Udara Dinas Perhubungan Sumenep, Choyroni Argoto membenarkan jika kapal yang tersedia selama ini hanya mampu melayari sembilan pulau dari 126 pulau yang ada di Kepulauan Sumenep.

“Memang saat ini hanya mampu melayani trayek di sembilan pulau saja, di antaranya Sapeken, Kangean, Raas, Sepudi, Karamian, dan pulau Masalembu,” jelas Argoto.

Transportasi di pulau kecil lainya, lanjut dia, untuk sementara waktu hanya bisa menggunakan kapal  tradisional.

Ke depan, tandas Argoto, pihaknya akan berupaya memenuhi tuntutan masyarakat kepulauan dengan memperbanyak pengadaan kapal yang bisa berlayar di segala kondisi.

“Bahkan, jika tersedia anggaran mencukupi akan dibangun pelabuhan yang memenuhi standar untuk bisa disinggahi kapal-kapal besar,” pungkasnya.