- - - -
Facebook  Twitter  Google+

21/09/2015

Polisi Amankan Benda Menyerupai Bom di Lapas Pamekasan

lintasmaduranews - Petugas Lapas Umum Klas IIA Pamekasan, Senin (21/9/2015) dinihari, menemukan benda mencurigakan berbentuk kotak dalam tas kresek wana merah yang diduga bom atau bahan peledak dari dalam blok sel yang dihuni Separiano alias Mambo alias Aryo bin Ismail, seorang napi teroris yang dipindahkan ke Lapas Klas IA Jawa Timur di Porong, Sidoarjo.

Kalapas Umum Klas IIA Pamekasan, Kusmanto Eko Putro mengatakan, Separiano yang telah menyatakan kembali ke NKRI itu, dipindahkan atas permintaannya sendiri karena dirinya dimusuhi oleh sesama napi teroris lainnya, termasuk di dalamnya Noem Baasyir bin Salim Baasyir.

Benda itu sengaja dibawa oleh Separiano keluar lapas, kemudian atas ijin petugas yang mengawalnya, benda itu diletakkan di lahan kosong di tepi jalan, tidak jauh dari lokasi lapas dan langsung diamankan tim Jibom Sat Brimob, Detasemen A Pelopor, Subden 3, Polda Jatim.

“Prosesnya di dalam pemindahaan sesuai dengan protap, kita harus geledah terus itu ada barang mencurigakan kita suruh langsung bawa saja, lalu dibuang di tengah jalan, kita dari tim lapas merapat juga tapi kita tidak berani berspekulasi apa barang itu, ya kita lapor ke polres, didatangkan jihandak apa segala macam, diperiksa langsung diamankan,” ungkap Kalapas Kusmanto Eko Putro.

Untuk memastikan jenis benda mencurigakan yang diduga bom sekaligus siapa pembuat atau pemilik benda tersebut, sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian, baik penyidik Polres Pamekasan maupun Sat Brimob, Detasemen A Pelopor, Subden 3, Polda Jatim, di Pamekasan.

Setelah dilakukan upaya pemusnahan terhadap benda yang diduga bom atau bahan peledak dari dalam blok sel yang dihuni napi teroris di Lapas Umum Klas IIA Pamekasan, Kasat Brimob Detasemen A Pelopor, Subden 3 Polda Jatim di Pamekasan, AKP Musihram memastikan, benda itu bukanlah bahan peledak atau bom.

AKP Musihram mengatakan, benda dalam tas kresek itu hanyalah kotak kaleng biskuit berisi sampah yang di balut lakban dan ditempeli baterai hp, lengkap dengan kabelnya serta satu unit MP3 sehingga menyerupai bom atau bahan peledak.

“Barusan dibawa ke lapangan tembak untuk diadakaan observasi isi-isi yang didalam, ternyata setelah dibuka oleh tim jibom, hasilnya yaitu kaleng kosong tapi didalamnya ada sampah-sampah tapi ada indikasi bahwa ini sudah teror, menakut-nakuti, ada rangkaian mp3, baterai, menyerupai bom karena yang bersangkutan memang ahli bom,” kata AKP Musihram.

Sesuai prosedur, untuk mengetahui motif maupun siapa pembuat atau pemilik benda itu, sepenuhnya akan kembali dilimpahkan kepada pihak Polres Pamekasan, untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Benda itu berhasil diamankan tim jibom Brimob, setelah dibawa keluar oleh napi teroris bernama Separiano alias Mambo alias Aryo bin Ismail, saat yang bersangkutan akan dpindahkan ke Lapas Klas IA Jawa Timur, di Porong, Sidoarjo dan dibuang di lahan kosong di tepi jalan, tidak jauh dari lokasi Lapas Umum Klas IIA Pamekasan.