- - - -
Facebook  Twitter  Google+

19/09/2015

Puluhan Hektare Lahan Gambut Milik PT Garam Kalianget Terbakar

lintasmaduranews - Sedikitnya 10 hektare laham gambut milik PT Garam Persero Kalianget, Kecamatan Kalianget Sumenep, hangus terbakar Ludes, Sabtu (19/9/2015). Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kobaran api yang membubung tinggi membuat warga sekitar banyak mengungsi takut merambat ke rumah tempat tinggal mereka.

Kebakaran yang sempat menghebohkan warga Kecamatan Kalianget itu semula diketahui oleh Ahmad (37) warga sekitar, pada pukul 10.00 pagi. Saat itu Ahmad hendak ke pasar Sattowan, Desa Kalianget Timur, melewati lahan gambut milik PT Garam.

Ahmad melihat kepulang asap membubung tinggi di lahan milik PT Garam yang sudah bertahun-tahun dibiarkan tumbuh liar.

"Semula saya mengira memang ada petugas PT Garam yang hendak membersihkan lahan gambut tersebut. Tapi tidak ada, dan malah api terus berkobar dan membubung tinggi," beber Ahmad.

Ahmad yang ketakutan melihat semakin berkobarnya api, menyampaikan ke tetangga sekitar lokasi kebakaran. Selanjutnya warga berbondong-bondong mendatangi lokasi kebakaran dan berusaha memadamkan api dengan akat seadanya.

"Warga lainnya ada yang melapor ke polisi dan pemadam kebakaran," timpal Syarkawi apara desa setempat.

Beberapa menit kemudian, petugas kepolisian dan pemadam kebakaran tiba ke lokasi kebakaran. Pemadam langsung menghadang semakin meluasnya lokasi kebakaran, karena sebagian api sudah menjilat-jilat eks kantor pusat PT Garan Persero, bahkan ada beberapa titik api yang mulai mendekati pemukiman warga.

"Ada dua unti mobil pemadam kebakaran diterjunkan memadamkan api. Selain itu warga juga bahu-membahu memadamkan api dengan alat seadanya. Karena kalau cuma pemadam, maka akan sulit menembus lokasi yang masuk kawasan perumahan padat penduduk," sambung Syarkawi.

Api berhasil dipadamkan dua jam kemudiah setelah petugas berjibaku dengan kobaran api.

Kapolres Sumenep, AKBP Rendra Radita Dewayana melalui Kapolsek Kalianget AKP Iwan Seta Budi membenarlan kejadian tersebut. Dan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, titik api diduga beraeak dari arah barat yakni dari sebelah gedung sekolah menengah pertama (SMP) Persari, Kalianget.