- - - -
Facebook  Twitter  Google+

24/09/2015

Tragedi Mina, 310 Jamaah Meninggal dan 400 Luka-Luka

lintasmaduranews - Insiden kesekian kalinya terjadi pada ibadah haji 2015. Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Kamis (24/9/2015), terjadi saling injak dan dorong antar ribuan jamaah haji di jalanan sempit dekat area tenda di Lapangan Mina, setelah ibadah melempar jumrah. Sedikitnya 310 jamaah tewas, 400 lainnya luka-luka.

Insiden ini telah dikonfirmasi resmi oleh Satuan Pengamanan Dalam Negeri Arab Saudi, lewat akun Twitter mereka. Belum diketahui penyebab arus ribuan jamaah bisa saling bertumbukan di satu titik dekat tenda-tenda di Mina.

Kepolisian Saudi masih mengarahkan ribuan jamaah lain agar melalui rute alternatif menuju tenda. Belum ada informasi daftar kewarganegaraan jamaah yang tewas.

Mayoritas korban kini sudah dibawa ke rumah sakit. "Jumlah korban jiwa bisa melebihi insiden crane tempo hari," kata wartawan Aljazeera, Omar Alsaleh, yang kini melaporkan dari lokasi insiden saling injak tersebut.

Pada puncak ibadah haji, sedikitnya 2 juta orang memadati Mina untuk melakukan lempar batu dalam prosesi jumroh.

Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir hingga saat ini belum ada WNI yang jadi korban.

"Sampai saat ini telah dicek ke rumah sakit Mina dan belum ditemukan WNI jadi korban," ujar Arrmanatha Nasir saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2015).

Tata juga menambahkan sebagian korban yang berjatuhan di Mina yaitu WNA asal Mesir dan Afrika. KJRI Jeddah sudah mengantongi informasi awal mengenai insiden ini.

"Awal kejadian yang terjadi pukul 07.00 waktu setempat, karena ada sekelompok jamaah yang tiba-tiba berhenti, sehingga terjadi penumpukan dan desak-desakan," kata Armanatha.

Insiden itu terjadi ketika ratusan ribu jemaah haji berebutan untuk melakukan ritual lempar jumroh di Mina. Ritual yang dikenal untuk melempar lambang kejahatan.

Hari ini merupakan puncak dari ibadah haji. Jutaan jemaah haji tumpah ruah di padang arafah untuk melakukan serangkaian ritual dalam puncak ibadah haji.