- - - -
Facebook  Twitter  Google+

18/10/2015

Embong Surut, Warga Desa Jeruan Sampang Krisis Air

lintasmaduranews - Air Embong di Desa Jeruen Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang, surut. Akibatnya warga setempat mengalami krisis air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Pantauan di lapangan, dasar embung seluas satu hektar tersebut patah-patah. Hal itu menandakan kekeringan yang dirasakan warga sudah berlangsung lama.
" Embung ini menjadi andalan warga, sementara jika mengering seperti ini warga harus kemana untuk mendapatkan kebutuhan air," Kata Saktibeh, Minggu (18/10/2015).
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan memasak, lanjut Saktibeh, warga terpaksa membeli air bersih ke Desa sebelah yang masih memiliki sumber air. Tak hanya itu akibat di landa kekeringan, ada juga yang mulai mengungsi lantaran tidak bisa mandi dan memasak.
"Warga sini kalau beli air ke Desa Pengilen satu pickup 200 ribu, ada juga yang sudah mengungsi di rumah kerabatnya yang masih ada sumber mata airnya," tandasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, memasuki bukan Oktober Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang menyatakan, daerah terdampak kekeringan akibat musim kemarau semakin meluas.
Anang Djoenaidi, Kepala BPBD Kabupaten Sampang mengatakan, jika sebelumnya tercatat ada 46 desa kering kritis, saat ini menjadi 66 Desa atau bertambah sebanyak 20 desa.
"Jumlah desa terdampak sesuai dengan analisir kita semakin bertambah, ada 20 desa lagi, sedangkan desa yang masuk daerah kering kritis disebabkan masih berlangsungnya musim kemarau, sehingga sumber air banyak yang mengering.