- - - -
Facebook  Twitter  Google+

26/10/2015

Korban Pemerkosaan Bergilir di Pamekasan Kabur

lintasmaduranews - Korban pemerkosaan sebut saja Mawar (14) Warga Kelurahan Bugih, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kabur meninggalkan rumahnya. Pemerkosaan bergilir itu terjadi pada Sabtu (17/10/2015) malam lalu.

Kabar tersebut didapat dari Salah satu kerabat korban, Keon Priambadi (43), yang mengatakan bahwa korban sudah tidak lagi berada di rumah sekitar lima hari yang lalu.

Kaburnya gadis malang ini, kata Keon, akibat tidak adanya dukungan orang tuanya untuk melaporkan kejadian yang menimpa dirinya.

“Sekarang sudah lima hari mas kabur dari rumahnya, infonya mau ke Sumenep,” katanya, Senin (26/10/2015)

Ia menambahkan, memang selama ini langkah yang sudah dilakukan melaporkan kejadian tersebut kepada penegak hukum yang didampingi ayah korban, namun beberapa hari kemudian laporan tersebut dicabut oleh ibu korban.

“Kejadian ini sudah dilaporkan mas dengan didampingi ayahnya, namun tanpa sepengatahuan laporannya dicabut oleh ibu korban,” tambahnya.

Koen merinci kemungkinan ada indikasi korban mangkel karena tidak adanya dukungan dari kedua orang tuanya, serta kemungkinan korban ditekan oleh sang pacar agar tidak melaporkan kejadian tersebut.

“Dia kabur karena tidak dapat dukungan dari kedua orang tuanya, maklum kan broken home mas, atau mungkin ditekan pacarnya untuk tidak melaporkannya,” ujarnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Mawar diduga menjadi korban pemerkosaan oleh pacar dan temannya secara bergantian. Awalnya, korban bersama sang pacar hanya jalan-jalan malam mingguan.

Sesampainya di daerah pom bensin Blumbungan, sang pacar mengajak korban kerumah pelaku untuk mengisi batre handpone miliknya, namun ketika tiba di sebuah lapangan, korban mengaku diperkosa oleh pacarnya sendiri dan digilir oleh temannya yang lain.

Sumber : mediamadura