- - - -
Facebook  Twitter  Google+

19/10/2015

Petani Garam Sampang Tuntut Pemkab Segera Cairkan Dana Pugar

lintasmaduranews - Puluhan petani garam Kelurahan Polagan Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang, Madura, yang tergabung dalam wadah Kerukunan Pemilik Lahan Tambak Garam (KPLTG), menggelar aksi turun jalan menuju Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, Senin (19/10/2015).
Petani garam dalam aksinya mnuntut pemerintah Sampang segera memberi kejelasan terkait waktu pembangunan jembatan di Kelurahan Polagan yang sebelumnya sudah dinajnjikan akan dibangun.
"Kami hanya meminta kejelasan, kapan jembatan akan dibangun. Pembangunan infratuktur jembatan ini sangat mendesak untuk mengangkut hasil produksi garam petani," kata Salim sekertaris KPLTG di depan kantor Pemkab Sampang.
Selain mendesak pembangunan jembatan, petani garam juga mempertanyakan kejelasan dana Pugar. Menurutnya, dana pugar tahun 2015 tidak dicairkan.
Pengunjuk rasa mengancam akan menabur garam sebanyak 5 kwintal di depan kantor pemkab Sampang jika tidak ada kejelasan kapan jembatan akan dibangun dan kapan dana pugar diberikan.
"Kemana dana Pugar tahun ini, kalau memang semuanya tidak ada kejelasan, jangan salahkan kami jika sebanyak 5 kwintal hasil produksi garam akan kami tumpahkah di kantor ini," teriak Salim.
Sementara itu, Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono yang menemui para petani garam menyatakan, sudah berencana membangun jembatan tersebut.
"Pembangunan sudah direncanakan. Namun ada beberapa kendala yang mengakibatkan pembangunan jembatan menjadi terhambat. Saya mohon jangan menumpahkan garam disini. Besok, kami akan berikan jawaban kepastian pembangunan jembatan," kata Fadhilah.
Setelah mendapat janji kepastian pembangunan jembatan, akhirnya para petani garam membubarkan diri dengan membawa kembali garam yang awalnya akan ditumpahkan di Pemkab Sampang.