- - - -
Facebook  Twitter  Google+

13/10/2015

Petugas Rutan Sampang Diduga Terlibat dalam Kasus Napi Kabur

lintasmaduranews - Kasus kaburnya dua orang narapidana (Napi) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sampang atas nama Abdurrahman di awal tahun 2015 dan Aiman Misjadin pada bulan April ditahun yang sama, diduga melibatkan orang dalam.
Dugaan keterlibatan oknum petugas Rutan Kelas II Sampang sendiri diperkuat dengan beredarnya rekaman percakapan mengenai proses kaburnya napi tersebut. Percakapan itu terdiri dari dua rekaman, diantaranya berdurasi 4,47 menit dan 18 menit.
Kepala Rutan Kelas II B Sampang Supriyadi saat dikonfirmasi tidak memungkiri jika saat ini beredar rekaman keterlibatan oknum Rutan dalam kasus pelarian napi. Pihaknya tidak menyangka, bahwa kaburnya dua napi tersebut akibat campur tangan oknum petugas Rutan yang dipimpinnya.
"Saya selaku pimpinan tidak menyangka jika ada oknum yang terlibat didalamnya, sebab saya juga baru mengetahui isi rekaman itu," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (13/10/2015).
Dirinya mengaku kecewa, saat mengetahui adanya rekaman yang diduga melibatkan anggotanya dalam pelarian sejumlah napi. Kedepanya Supriyadi selaku pimpinan akan melaporkan dugaan keterlibatan orang dalam itu kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur.
"Kami tidak mau berandai-andai dengan beredarnya rekaman itu, tapi jika nantinya isi rekaman itu terbukti, maka kami akan melaporkan ke Kanwil Jatim, karena peristiwa kaburnya para napi di Sampang telah menjadi tamparan bagi kami," pungkasnya