- - - -
Facebook  Twitter  Google+

05/10/2015

Presiden Jokowi dan Para Menteri Bahas Penurunan Harga BBM

lintasmaduranews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan para menterinya di Istana Negara malam ini untuk membahas paket kebijakan ekonomi jilid III yang akan diumumkan Kamis. Salah satu fokus pembahasan terkait kajian penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jadi salah satu pembahasan malam ini.

"Ada pembahasan soal BBM dan sedang dikaji terus. Presiden meminta dikaji terus, karena bagaimana caranya market sehat dan masyarakat terbantu. Itu yang dipertajam," kata Menteri ESDM Sudirman Said, ditemui usai rapat di Istana Presiden, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2015).

Namun, Sudirman menambahkan, keputusan harga BBM khususnya harga premium akan dikembalikan ke korporasi dalam hal ini PT Pertamina (Persero). Ini juga berlaku ke PT PLN (Persero) yang sedang menghitung ulang tarif listriknya, apakah kemungkinan bisa diturunkan atau tidak, sebagai stimulus bagi perekonomian Indonesia.

"Ya karena kan harga BBM non subsidi (termasuk bensin Premium) kan memang urusannya korporasi. Pertamina diminta terus mencari ruang efisiensi. PLN juga demikian," katanya.

Pemerintah juga meminta Pertamina dan PLN terus meningkatkan efisiensinya terutama soal tingkat losses (kehilangan listrik) dalam distribusi BBM dan listrik.

"Hal-hal yang kita perhatikan salah satunya, bagaimana management losses di Pertamina dan di PLN. Pokoknya pemerintah sekarang sedang mencari hasil terbaik, dan diumumkan di waktu yang terbaik," katanya.