- - - -
Facebook  Twitter  Google+

12/10/2015

Seorang Siswi SMA Dijual Ibu Kandungnya di Pamekasan

lintasmaduranews - Seorang ibu di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tega menjual anak kandungnya kepada peria hidung belang setalah tahu pernah diperkosa oleh ayah tirinya. 
Anak tersebut berusia 17 tahun dan masih kelas II di salah satu SMA swasta di Pamekasan itu bukan hanya diperkosa tapi juga dijual ke pria lain sebanyak dua kali.
Tindakan ibu tersebut mendapat protes dari pegiat perempuan Woman’s Crisis Centre (WCC) Pamekasan. Dan kasus tersebut pernah dilaporkan ke Polres Pamekasan, namun dicabut kembali.
Mengetahui sikap pihak polisi yang tidak serius menangani kasus pemerkosaan di Pamekasan, WWC Pamekasan mendesak Polres Pamekasan untuk melanjutkan kembali proses hukum atas kasus ini.
Ketua WWC Pamekasan, Nur Hasanah, mengatakan, perbuatan ayah tirinya, RHH (32), bukan hanya tindakan perkosaan terhadap anak di bawah umur, tapi juga perdagangan manusia.
“Kami mengerti kasus ini dicabut. Tapi pencabutan itu hasil rekayasa ibu kandung dan ayah tiri korban. Kami memprotes keras tindakan polres yang tidak profesional dan melawan hukum karena tidak menindaklanjuti dan tidak mengembangkan kasus ini secara menyeluruh dan tuntas,” papar Nur Hasanah sebagaimana dilansir SURYA.co.id, Senin (12/10/2015).
Nur Hasanah yang saat itu didamping K Bahri Asrofi, mantan Panglima FPI Madura, juga bercerita kepada Kapolres ihwal detail kasus perkosaan dan pedagangan manusia yang menimpa korban.