- - - -
Facebook  Twitter  Google+

28/10/2015

Siswi SMPN Pembuang Bayi Mengaku Berhubungan Intim Berkali-Kali dengan 2 Pemuda

lintasmaduranews - Sisiwi SMPN (SF) yang membuang bayi kandungnya kini bingung untuk menentukan ayah dari bayi tersebut karena Siswi tersebut melakukan hubungan intim di luar nikah dengan dua orang yaini MB (19) dan MH (21).

"Saya berhubungan suami istri dengan dua orang," katanya.

Dengan MH, SF berhubungan badan sekali. Sementara dengan MB berkali-kali. SF sempat meminta pertanggungjawaban MB. "Tapi dia tidak mau," kata SF.

Kini SF hanya bisa merenungi nasib. Sementara MB dan MH diamankan polisi dengan dugaan pencabulan anak di bawah umur.

Sebelumnya, bayi lelaki itu ditemukan tertelungkup tanpa baju dan selimut di jalan menuju kebun, di Kelurahan Slawu, Patrang, Kabupaten Jember, sekitar pukul lima pagi, Selasa (27/10/2015).

Sepasang nenek, Yati dan Neti, menemukannya, saat suara tangis memecah keheningan pagi. Mereka terhenyak, terkejut. Bayi siapakah ini?

Bayi itu tampaknya baru dilahirkan. Tali pusarnya baru terpotong. Kedua orang itu melaporkan ke warga lain, dan bayi itu dirawat di Siswoyo, dosen Keperawatan Universitas Jember.

Polisi bergerak, dan sekitar pukul delapan, mereka mengamankan SF, perempuan berusia 14 tahun. Dia semula mengelak. Namun belakangan ia membenarkan telah hamil.

Anehnya, selama sembilan bulan, tak ada yang curiga jika SF hamil. Bahkan ia tetap ke sekolah. Sang ibu pernah bertanya soal perutnya yang membuncit. Namun SF bisa mengelak.

Senin kemarin, SF sakit perut. Sang ibu mengira ia sakit perut biasa dan membelikannya obat sakit perut. Rupanya ia sedang mengalami kontraksi. Sang bayi lahir pukul tujuh malam di kamar mandi tanpa bantuan. SF memotong tali pusar dengan pisau dan membuangnya di WC.