- - - -
Facebook  Twitter  Google+

27/10/2015

Warga Sampang Ancam Boikot Pilkades Batu Poro

lintasmaduranews - Pemerintah Sampang, Madura, Jawa Timur yang menginginkan Pilkades serentak tetap diklasanakan walaupun mendapat protes dari warga yang mengingkan pilkades tidak dilanjutkan karena dinilai bermasalah.

Warga yang menentang pemerintah dengan membawa senjata tajam dan pentungan mengancam akan memboikot Pilkades yang akan dilaksanakan Rabu (28/10) besok.

Bahkan, mereka juga mengancam untuk menduduki Tempat Pemungutan Suara (TPS) jika pilkades tetap digelar. Hal itu dilakukan warga seiring dengan keputusan Pemerintah Kabupaten Sampang yang tetap melanjutkan pelaksanaan Pilkades Desa Batu Poro Barat Kecamatan Kedungdung walaupun hanya diikuti oleh calon tunggal.

Slamet, salah seorang tokoh masyarakat desa setempat, mengatakan protes puluhan warga Desa Batu Poro Barat karena masyarakat kesal dengan Pemkab Sampang yang tidak kunjung memberikan kepastian. Karena sebelumnya, ratusan warga Desa Batu Porro Barat telah melakukan aksi demonstrasi selama 2×24 jam di depan kantor Pemkab setempat.

“Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat atas keputusan pemerintah daerah, yang menyatakan Pilkades Batu Porro Barat harus tetap dilanjut. Padahal sudah sangat jelas tidak ada penetapan cakades di desa Batu Poro Barat,” ucapnya, Selasa (27/10/2015).

Bilamana pilkades tetap digelar, lanjut Slamet, maka besar kemungkinan masyarakat akan menduduki tempat pemungutan suara dan memboikot pemilihan.

“Kalau sampai hari ini belum ada keputusan dari pemerintah daerah, maka jangan salahkan masyarakat bila bertindak anarkis,” tegasnya.

Terpisah, Ketua komisi I DPRD Sampang Mohammad Hodai menyatakan, pemerintah daerah mestinya bisa melakukan mediasi dalam menyikapi persoalan pilkades yang bermunculan di bawah.

“Apakah mungkin pilkades akan digelar dengan hanya satu orang calon,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Hari Siswo Suwarno menyatakan siap mengamanan agenda pilkades. “Jika ada protes yang melebihi ketentuan hukum, kami akan bertindak secara tegas,” tandasnya.