- - - -
Facebook  Twitter  Google+

25/11/2015

Amankan Aksi Warga Tolak Penambangan Emas, Brimob Tembakkan Peluru

lintasmaduranews - Ratusan massa datangi lokasi infrastruktur tambang emas PT Bumi Suksesindo (BSI), setelah tak puas dengan pertemuan antara Manajemen PT BSI, Kepolisian dan Pemkab Banyuwangi. Mereka yang kecewa dengan pertemuan tersebut langsung berkonvoi menuju lokasi tambang, Rabu (25/11/2015).

Bahkan mereka membakar rumput dan kayu serta merusak rambu jalan menuju Pos 13. Tak hanya itu, massa juga membakar tiga motor, genset, dan merobohkan tiang telepon. Petugas Brimob yang berjaga langsung mengeluarkan tembakan peringatan peluru hampa ke massa yang sudah beringas.

Selain di kawasan Pos 13, situasi massa yang juga berkumpul di Dusun Pancer, Desa Sumberagung juga memanas. Warga yang bersenjata pentungan, ketapel dan batu bentrok dengan anggota Dalmas Polres Banyuwangi.

Polisi berusaha mengurai konsentrasi massa yang ada di lokasi sekitar tambang. Wartawan tidak diperkenankan memasuki lokasi tambang yang diserbu warga.

"Polisi hanya berani sama rakyat. Membela perusahaan yang notabene menindas rakyat," ujar Budi salah satu warga.

"Kita tak terima dengan pertemuan ini. Siapa yang tidak punya etika? Kita apa mereka?" kata Bomba, salah satu aktivis penolak tambang itu.

Sementara itu, Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama menyatakan kesalapahaman itu yang berujung aksi anarkis ini terjadi lantaran massa yang kurang dewasa. Pihaknya hanya membuat suasana lebih kondusif dalam pertemuan yang gaduh lantaran adu mulut yang berkepanjangan.

"Kami berusaha mengendalikan emosi warga. Tapi malah mereka walk out meninggalkan pertemuan. Saat ini, kami amankan wilayah tambang. Brimob dan Dalmas kita kerahkan ke sana," ujarnya.