- - - -
Facebook  Twitter  Google+

24/11/2015

Dua Pemerkosa di Pamekasan Ditangkap Polisi

lintasmaduranews - Akhirnya dua pelaku pemerkosaan terhadap gadis berumur 14 tahun berinisial L warga Kelurahan Bugih, Pamekasan, Madura, Jawa Timur berhasi ditangkap.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pamekasan, Ipda Agus Sugianto, mengatakan penangkapan kedua pelaku berawal dari laporan masyarakat tentang pemerkosaan anak di bawah umur yang dilakukan secara bergiliran di dua tempat berbeda.

“Kedua pelaku sudah kita amankan berinisial AG dan S,” katanya, selasa (24/11/2015).

Agus menambahkan, penangkapan kedua pelaku tersebut dilakukan di tempat yang berbeda, dalam penangkapan kedua pelaku tersebut tidak ada perlawanan.

“Pelaku yang berinisial AG kita tangkap di komplek pertokoan, sedangkan pelaku berinial S ditangkap di rumahnya,” terangnya.

Namun kata Agus, kedua pelaku tidak semua dilakukan penahanan, sebab salah satu pelaku masih di bawah umur, sehingga dipulangkan ke orang tuanya.

“Satu pelaku berinisial AG karena berumur 17 tahun maka kami pulangkan, akan tetapi wajib lapor dua kali seminggu,” pungkasnya.

Pelaku yang juga merupakan pacar korba berinisial S adalah Warga Desa Blumbungan Kecamatan Larangan sedangkan AG Warga Kelurahan Kowel Kecamatan Kota Pamekasan.

Sebelumnya diberitakan L, 14, menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan dua pemuda. Satu dari dua pemuda tersebut diketahui sebagai pacar L sendiri.

Pemerkosaan secara bergilir itu diketahui dilakukan di sebuah lapangan sepak bola di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan,  pada Sabtu 17 Oktober malam dan disaksikan rekan-rekan pelaku.

Menurut pengakuan korban melalui keluarganya, aksi bejat pelaku bermula saat L dijemput menggunakan sepeda motor oleh rekannya berinisial A untuk jalan-jalan keliling kota.

"Korban dibawa jalan-jalan ke arah utara Kota Pamekasan dan dibawa ke lapangan Blumbungan dengan alasan ingin mengisi baterai ponsel," kata KP, kerabat korban saat ditemui di Mapolres Pamekasan, Selasa (20/10/2015).

Lebih lanjut KP menjelaskan, setibanya  di lapangan, korban diperkosa secara bergiliran oleh S dan satu orang temannya yang belum diketahui identitasnya.

"Teman-temannya banyak yang menyaksikan, kemungkinan ada yang merekam pemerkosaan itu," imbuh KP.

Usai kejadian tersebut, pelaku kemudian  mengantar korban ke kawasan kota Pamekasan. Pihak Keluarga korban kemudian melapor kepada unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pamekasan.