- - - -
Facebook  Twitter  Google+

15/11/2015

Inilah Hasil Uji Labfor Polda Jatim Terkait Terbakarnya Pasar Kolpajung

lintasmaduranews - Penyebab 100 kios Pasar Kolpajung di Jl Ronggosukowati, Pamekasan terbakar pada pada Jumat (9/10/2015) lalu, dan menyebabkan kerugian hingga Rp.5 Miliar terkuak sudah.

Kapolres Pamekasan, AKBP Sugeng Muntaha, kepada Surya, Minggu (15/11/2015) mengatakan pasar itu terbakar bukan karena arus pendek listrik dan juga bukan dari kompor gas. Ada sebab lain yang kini tengah diselidiki Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim.

“Dari mana sumber titik api saat kebakaran itu sudah diketahui. Sejumlah barang bukti yang ditemukan tempat asal mula titik api dan diuji di Labfor Polda Jatim, didapati cairan yang mudah terbakar,” kata Kapolres Sugeng Muntaha, Minggu sore.

Sugeng memaparkan indikasi kebakaran bukan listrik atau kompor gas karena bekas kabel listrik yang terbakar dengan yang membakar beda. Artinya, jika terjadi hubungan pendek arus listik, lalu kabelnya terbakar, kondisinya beda dengan kabel yang dibakar.

Oleh karena itu, polisi terus menuntaskan kasus terbakarnya Pasar Kolpajung ini dengan melakukan penyelidikan kembali. Langkah selanjutnya meminta keterangan dari bawah terutama titik asal api itu.
Kapolres Pamekasan menegaskan Pasar Kolpajung terbakar akibat benda cair yang mudah terbakar, entah minyak tanah, bensin atau solar.

Ada dugaan pasar itu sengaja dibakar seseorang, sehingga perlu dicari siapa pelakunya dan apa motivasinya membakar pasar. Walau sudah diketahui sumber titik api itu, kapolres tidak mau menyebut nama toko dan pemiliknya. Dan yang pasti di toko itu tidak ada kompor gas.

 “Siapa pemilik zat atau cairan yang mudah terbakar. Kenapa benda itu bisa berada di dalam toko,” kata kapolres.

Seperti diberikan, Pasar Polowijo Kolpajung, Pamekasan, di Kelurahan Kolpajung, Kecamatan Kota Pamekasan, ludes dilalap si jago merah, menghanguskan sedikitnya 100 kios, Jumat (9/10/2015) lalu, sekitar pukul 03.30.