- - - -
Facebook  Twitter  Google+

11/11/2015

KPU Sumenep Bentuk Penyelenggara Pemungutan Suara, Ini Syaratnya

lintasmaduranews - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep saat ini mulai membentuk 16 ribu lebih Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang disebar pada masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pembentukan KPPS pada Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pilkada Sumenep 2015 didelegasikan oleh KPU kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS), dengan jumlah personil pada setiap TPS sebanyak 7 orang.

”Jumlah TPS di daerahnya sebanyak 2 ribu 400 unit, maka KPPS yang akan dibentuk  sebanyak 16 ribu 800 orang, tersebar pada 334 desa,” terang Ketua KPU Sumenep A.Warist Umar, Rabu (11/11/2015).

Waris menegaskan, sesuai dengan peraturan KPU sejumlah persyaratan yang harus dimiliki oleh warga yang akan menjadi panitia penyelenggara di garda terdepan Pilkada tersebut diantaranya minimal berusia 25 tahun, berijazah SLTA, serta tidak pernah menjadi KPPS selama 2 kali berturut-turut.

“Kalau tidak ada yang berijazah SLTA maka boleh membentuk panitia asalkan bisa baca dan tulis,” imbuhnya.

KPU menargetkan, sesuai dengan tahapan pilkada,  personil KPPS tersebut diharapkan paling lambat sudah terbentuk pada pertengahan November.Saat ini semua PPS secara bertahap sudah melaporkan terkait pembentukan KPPS tersebut.