- - - -
Facebook  Twitter  Google+

03/11/2015

KPU Sumenep Rapat Koordinasi Bahas Kampanye Terbuka

lintasmaduranews - Dua pasangan calon Bupati/ Wakil Bupati Sumenep hingga saat ini belum mengadakan kampanye terbuka. Mereka selama ini berkampanye dalam bentuk tertutup semacam pertemuan, dialog, maupun rapat terbatas.
"Sampai saat ini, kedua pasangan calon ini memang belum ada yang melayangkan pemberitahuan untuk menggelar kampanye dalam bentuk rapat terbuka. Mereka hanya mengatakan, kampanye terbuka sementara ditunda dulu," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, A. Warits, Selasa (03/11/15).
Menurutnya, keputusan menunda pelaksanaan kampanye terbuka hingga di akhir masa kampanye menjadi rawan berbenturan jadwal dengan kampanye tertutup pasangan calon lain. Karena itu, KPU menggelar rapat koordinasi dengan dua tim sukses pasangan calon pada Selasa siang.
"Keputusannya, kampanye dalam bentuk rapat terbuka apabila dilakukan oleh pasangan calon, tetap harus mengikuti zona kampanye yang telah ditentukan KPU. Selain itu, tanggal pelaksanaannya tidak boleh berbarengan dengan pasangan calon lainnya," ujar Warits.
Sementara A. Zahrir Ridho, juru bicara tim sukses pasangan calon nomor urut 2, Zainal Abidin dan Dewi Khalifah mengaku pihaknya akan memanfaatkan jatah kampanye terbuka di minggu akhir sebelum masa tenang.
"Kepastian tanggalnya menyusul. Yang jelas di minggu akhir sebelum masa tenang. Tempat pelaksanaan kampanye terbuka kami rencanakan di parkir timur GOR A. Yani," terangnya.
Hal senada diungkapkan Rusmaidy, juru bicara pasangan calon nomor urut 1, A. Busyro Karim- A. Fauzi. Pihaknya mengaku akan menggelar kampanye terbuka di akhir masa kampanye.
"Yang penting nanti diatur harinya supaya tidak berbenturan dengan jadwal kampanye pasangan calon 2. Kalau kami tidak harus di jantung kota. Di pinggiran kota pun tidak apa-apa menggelar kampanye terbuka, asal tetap di zona nya," ungkapnya.
Pilkada Sumenep yang digelar pada 9 Desember 2015 diikuti dua pasangan calon bupati-calon wakil bupati (cabup-cawabup). Pasangan nomor urut 1 yakni A. Busyro Karim dan Ahmad Fauzi, diusung koalisi PKB-PDI Perjuangan didukung NasDem. Kemudian pasangan cabup-cawabup nomor urut 2 adalah Zainal Abidin dan Dewi Khalifah, diusung koalisi 8 parpol, yakni Partai Demokrat, PAN, PKS, PPP, Gerindra, Hanura, Golkar dan PBB.