- - - -
Facebook  Twitter  Google+

27/11/2015

Seorang Pedagang Pentol Ditemukan Dalam Sumur Keadaan Tak Bernyawa

lintasmaduranews - Seorang penjual pentol keliling, Muda’I (37), warga Dusun Panjelinan, Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura, ditemukan di dalam sumur dalam keadaan tewas, Kamis (26/11/2015) sekitar pukul 10.30.

Menurut beberapa sumber di lokasi kejadian, menjelang kejadian, Muda’I selalu murung, saat ditanya oleh istrinya, Ainah (30), Muda’I tidak menjawab.

Peristiwa tersebut berawal dari tidakadanya Muda’I di rumahnya. Karena tidak ada di rumahnya, istrinya mencari dan menanyakannya kepada tetangganya bahkan kepada sesama penjual pentol keliling, namun mereka menjawab tidak mengetahui keberadaan Muda’I.

Khawatir terjadi sesuatu, istrinya melongok ke sumur, tapi tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan jika suaminya tercebur di sumur dengan bibir sumur setinggi 75 cm. Selain itu istrinya minta bantuan aparat desa mengumumkan hilangnya korban lewat pengeras suara.

Esok harinya, Kamis (26/11/2016), sekitar pukul 10.30, Ainah bersama Abdul Hamid, ayah korban dan pamong desa kembali melongok ke sumur. Saat itu ia curiga melihat kaki korban tersembul dari dalam air.

Ditemukannya korban di dalam sumur, mengundang perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong untuk melihat dari dekat. Sementara istri korban langsung syok tak sadarkan diri.

Agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, maka sebelum korban dievakuasi, warga mengikat seekor ayam diturunkan ke sumur untuk memastikan apakah sumurnya mengandung gas beracun atau tidak.
Setelah yakin sumur aman dari gas beracun, warga beramai-ramai mengevakuasi tubuh korban menggunakan tali.

Kapolsek Kadur, AKP Duduk Haryanto, kepada Surya mengatakan, keluarganya menolak jika korban diotopsi dan menganggap tewasnya korban di sumur itu sudah kehendak Allah.

“Kami tidak mengerti apa penyebabnya korban murung. Sebab istrinya masih belum bisa kami mintai keterangan,” kata kapolsek.