- - - -
Facebook  Twitter  Google+

26/11/2015

Sumenep Tidak Mendapatkan Piala Adipura 2015

lintasmaduranews - Kabupaten Sumenep tahun 2015 harus merelakan Piala Adipura melayang, setelah 7 kali berturut-turut mampu mempertahankannya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Hadi Soetarto menjelaskan, kriteria penilaian Adipura tahun ini cukup berat. Fokusnya pada Tempat Pengolahan Akhir (TPA) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

"Sebenarnya hasil penilaian untuk Sumenep ini sudah berada di angka 50-100. Tapi kriteria soal RTH ini yang tidak terpenuhi. Akhirnya ya Sumenep tidak bisa meraih Adipura tahun ini," ujarnya, Rabu (25/11/15).

Ia menerangkan, dalam ketentuan penilaian Adipura tahun ini, RTH harus tersedia seluas 20 hektar. Sementara RTH milik Pemkab Sumenep masih sekitar 3 hektar. Hal itu yang menyebabkan Sumenep gagal meraih Adipura tahun 2015.

"Kalau kami memaksakan diri tahun ini juga menyediakan RTH hingga 20 hektar kok rasanya sulit ya? Karena harus ada beberapa proses yang dilalui," ucapnya.

Karena itu, lanjut Atok, sapaan akrab Hadi Soetarto, tahun 2016, Pemkab akan berupaya memenuhi kriteria penilaian terbaru itu dengan menyediakan lahan RTH sesuai ketentuan.

"Ya minimal 10 hektar dululah untuk RTH, sehingga bisa mendapat tambahan point penilaian. Kami berharap tahun 2016, Sumenep bisa kembali meraih Piala Adipura," ucapnya.