- - - -
Facebook  Twitter  Google+

05/11/2015

Validasi SS, Dua Paslon Cabub-Cawabub Sumenep Soroti Foto

lintasmaduranews - Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep menerima contoh Surat Suara (SS) dari rekanan, langsung mendatangi kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumenep untuk melakukan validasi surat suara.
"Kemarin kami sudah menerima contoh surat suara yang akan dicetak dari rekanan. Karena itu, kami merasa perlu melakukan validasi untuk kebenaran data di surat suara, terutama nama dan gambar atau foto paslon," kata Sekretaris KPU Sumenep, Fajar Rahman, Kamis (05/11/15).
Pada Kamis pagi, KPU Sumenep mendatangi paslon nomor urut 2, Zainal Abidin- Dewi Khalifah, untuk menunjukkan contoh surat suara tersebut. Sedangkan untuk paslon nomor urut 1, A. Busyro Karim - A. Fauzi, validasi surat suara telah dilakukan pada Rabu (04/11/15).
"Saat validasi, dua paslon sama-sama tidak ada yang keberatan soal nama dan gelar. Artinya penulisan seperti di contoh surat suara itu sudah benar. Hanya saja, dua paslon sama-sama memberikan catatan untuk kecerahan gambar. Paslon 1 meminta ditambah kecerahan gambarnya, dan paslon 2 justru sebaliknya, gambar dianggap terlalu putih, sehingga meminta kecerahannya dikurangi," ujarnya.
Ia mengatakan, hasil validasi tersebut akan disampaikan pada rekanan, agar dapat dirubah sebelum naik cetak. Menurut Fajar, pihaknya akan mendatangi rekanan bersama panitia pengawas (Panwas) Pilkada, anggota kepolisian, serta tim dua paslon, untuk memastikan ketepatan surat suara yang akan dicetak.
"Jadi setelah hasil validasi ini kami sampaikan, kemudian akan dilakukan perubahan-perubahan sesuai masukan paslon. Setelah itu, surat suara akan dicetak 1 lembar dulu sebagai contoh, kemudian ditunjukkan pada kami. Kalau sudah benar, baru akan dicetak dalam jumlah semestinya," paparnya.
Lelang pengadaan salah satu logistik pilkada itu melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) Lembaga Pengadaan secara Elektronik (LPSE) Pemkab Sumenep. Dalam lelang tersebut, rekanan yang menjadi pelaksana pengadaan logistik pilkada itu adalah PT Jasuindo Tiga Perkasa Sidoarjo dengan nilai pengadaan sebesar Rp 409 juta lebih.
Pilkada Sumenep yang digelar pada 9 Desember 2015 diikuti dua pasangan calon bupati-calon wakil bupati (cabup-cawabup). Pasangan nomor urut 1 yakni A. Busyro Karim dan Ahmad Fauzi, diusung koalisi PKB-PDI Perjuangan didukung NasDem. Kemudian pasangan cabup-cawabup nomor urut 2 adalah Zainal Abidin dan Dewi Khalifah, diusung koalisi 8 parpol, yakni Partai Demokrat, PAN, PKS, PPP, Gerindra, Hanura, Golkar dan PBB. (beritajatim)