- - - -
Facebook  Twitter  Google+

03/12/2015

150 PNS akan Pensiun, Sampang Terancam Krisis Guru

lintasmaduranews - Sebanyak 150 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur memasuki masa pensiun.  Rata-rata dari pegawai tersebut didominasi oleh tenaga pendidik yang mengajar di Sekolah Dasar (SD).

Adanya pensiun guru dan tidak adanya rekrutmen PNS untuk guru, mengancam Kabupaten Sumenep akan mengalami krisis tenaga pendidik PNS.

Berdasarkan catatan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sampang tahun 2015 sedikitnya ada 150 Pegawai Negeri Sipil (PNS) memasuki masa pensiun. Sementara rata-rata dari pegawai tersebut didominasi oleh tenaga pendidik yang mengajar di Sekolah Dasar (SD).

Kepala BKD Sampang Slamet Terbang melalui Kabid Mutasi dan Promosi Edi Subinto mengakui jumlah guru PNS setiap tahun terus berkurang. Tahun ini saja ia mengatakan dari 150 PNS yang memasuki pensiun rata-rata dari kalangan guru.

"Tahun ini PNS yang pensiun rata-rata dari guru, sehingga Sampang terancam krisis tenaga pendidik," terangnya, Kamis (3/12/2015).

Terpisah, Kabid Pengembangan Karir BKD Sampang Suyono mengatakan, retkrutmen dan jumlah PNS yang pensiun dalam setiap tahun tidak sebanding. Hal itu berdasarkan hasil keputusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dipastikan tahun ini tidak ada retkrutmen CPNS.

"Sudah ada keputusan dari pemerintah pusat (KemenPAN-RB, red) jika tidak ada rektutmen CPNS, sementara jumlah PNS yang pensiun terus bertambah," tandasnya.

Disisi lain ia mengakui, hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat, meski ia belum bisa memastikan angka pasti. Namun, kebutuhan guru mencapai ribuan. Meski demikian, ia tidak bisa berbuat banyak ketika rektutmen tersebut sudah menjadi keputusan pemerintah pusat.

"Keputusan tidak ada rektrutmen CPNS ini berlaku nasional, jadi tidak di Sampang saja yang tidak ada rektutmen melainkan semua daerah," pungkasnya.