- - - -
Facebook  Twitter  Google+

12/12/2015

Diskop-UKM Sampang Disarankan Bubarkan Koperasi yang Tidak Melakukan RAT

lintasmaduranews - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop-UKM) Sampang disarankan untuk membubarkan koperasi yang tidak melakukan rapat anggota tahunan (RAT). Koperasi yang tidak melakukan RAT dinilai tidak produktif.
Sebab, di tahun ini tercatat sekitar 53 koperasi binaan Diskop UKM yang diketahui belum melaksanakan RAT.
"Koperasi yang tidak melakukan RAT menjadi tanda bahwa koperasi tersebut tidak sehat, oleh sebab itu kami sarankan agar Diskop UKM melakukan pembubaran," kata Maniri anggota komisi IV DPRD Sampang, Sabtu (12/12/2015).
Desakan dilakukanya pembubaran itu sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 tahun 1994 tentang pembubaran koperasi oleh pemerintah. Tahun ini tercatat sekitar 53 koperasi binaan Diskop UKM belum melaksanakan RAT.
"Dalam hal ini pemerintah diberikan wewenang untuk membubarkan koperasi, apabila berdasarkan alasan-alasan tertentu," ujarnya.
Alasan yang dimaksud yang mana kegiatannya dirasakan dapat menghambat dan membahayakan sistem perkoperasian yang sehat, efisien, dan tangguh serta mandiri.
Selain itu, hal yang paling mendasar dibubarkannya sebuah koperasi adalah tidak melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) selama 2 tahun berturut-turut terhitung sejak tanggal pengesahan Akta Pendirian Koperasi.
"Selain itu juga tidak ditemukannya alamat yang jelas dan tidak diketahui keberadaan koperasinya," tandasnya.
Dikatakanya, RAT sangat perlu dilakukan karena anggota koperasi berhak memperoleh keterangan mengenai perkembangan koperasi, antara lain berupa perkembangan tentang kekayaan koperasi, utang koperasi dan kekayaan modal anggotanya.
Di samping itu, anggota juga berhak bersuara untuk membicarakan segala sesuatu yang menyangkut kehidupan dan pelaksanaan kegiatan koperasi serta memiliki segala wewenang yang tidak diberikan kepada pengawas atau pengurus dalam batas yang ditentukan dalam Undang-Undang atau AD koperasi.