- - - -
Facebook  Twitter  Google+

07/12/2015

DPRD Sampang Minta Penegak Hukum Sanksi Tegas Pemotong Dana Desa

lintasmaduranews - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, Madura, Jawa Timur, menerima informasi pemotongan dana desa oleh oknum pejabat Kecamatan dan pihak Bapemas setempat.

"Informasi sementara yang saya terima, ada oknum pejabat Kecamatan dan pihak Bapemas yang meminta jasa pelayanan pada saat mencairkan dana desa," jelas, Syamsuddin Anggota Komisi I DPRD Sampang, Senin (7/12/2015).

Lebih lanjut Syamsuddin mengatakan, menjelang tutup anggaran, ia mengamati Bapemas begitu gencar mendesak agar desa segera merealisasikan dana desa tahap ketiga. Namun, ia sedikit terkejut ketika ia mendengar,jika dalam pencairan dana desa ada pemotongan.

"Belum jelas juga yang memotong dana desa dari oknum Kecamatan atau Bapemas, kami masih menelusuri kebenaran informasi itu," tegasnya.

Masih kata Syamsuddin, apabila pemotongan dana desa itu nanti benar adanya. Ia meminta kepada penegak hukum untuk bertindak dan mengusut sampai ke akarnya.

"Adanya aroma pemotongan dana desa semakin santer didengar. Jadi kami meminta kepada desa yang merasa dana desa dipotong, jangan sungkan-sungkan untuk melaporkan persoalan tersebut," tuturnya.

Terpisah, Kepala Bapemas Sampang Mohammad Amiruddin belum bisa dikonfirmasi. Namun ia sempat menyatakan jika pihaknya tidak akan segan-segan bertindak tegas apabila terbukti ada ada oknum yang memotong dalam pencairan dana desa.

"Tidak ada pemotongan dana desa, dan sementara belum ada laporan resmi yang masuk ke Bapemas, dan yang pasti kami tidak keberatan dan akan bertindak tegas jika ada desa yang melapor  DD dipotong," pungkasnya.

Sumber : beritajatim)