- - - -
Facebook  Twitter  Google+

12/12/2015

Odong-Odong dan 5 Penumpangnya Terbakar



lintasmaduranews - Satu dari 68 Odong-Odong yang ditumpangi bocah Taman Kanak-Kanan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti ke-70 Kementerian Agama Kabupaten Sumenep hangus terbakar.

Akibat dari peristiwa tersebut lima anak anak yang menumpangi Odong-Odong tersebut mengalami luka bakar dan dibawa ke rumah sakit.

"Sampai di finish, api sudah berkobar membakar odong-odong. Sopirnya kemudian meloncat dan menolong anak-anak TK yang menjadi penumpangnya," kata Kapolsek Kota Sumenep, AKP Eko Cahyadi, Sabtu (12/12/2015).

Lima siswa mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke Puskesmas Pamolokan Kecamatan Kota Sumenep. Dari lima siswa itu, tiga diantaranya mengalami luka bakar serius dan dirujuk ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Moh Anwar Sumenep.

"Tiga anak terpaksa dibawa ke rumah sakit daerah untuk mendapatkan penanganan intensif. Satu diantaranya tadi ada di dekat sumber api. Ketika akan turun, kakinya terjepit pintu dan terbakar," terangnya.

Tiga korban yang tengah dirawat di RSD dr. H. Moh Anwar Sumenep adalah Dika, Azatul Mawar, dan Mutma'inatul. Mereka merupakan siswa RA Raudlatul Iman, Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget. 

"Sopir odong-odong yang terbakar ini sementara kami amankan di Mapolsek Kota Sumenep untuk dimintai keterangan intensif," ungkap Eko Cahyadi.

Sementara itu, menurut Moh Hasyim, salah satu panitia karnaval, pihaknya saat ini masih melakukan pendataan guna mengetahui jumlah pasti korban dan penyebab insiden tersebut. 

Atas insiden ini, pihak kepolisian sektor Kota Sumenep juga telah turun ke lapangan dan telah mengamankan sopir odong-odong tersebut guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut AKP Eko Dwicahyono, Kapolsek Kota Sumenep, berdasarkan pemeriksaan awal terhadap beberapa saksi, sebenarnya pengemudi odong-odong hias ini telah diperingatkan mengenai potensi kebakaran.