- - - -
Facebook  Twitter  Google+

10/12/2015

Pemilih di Desa Kolor Sumenep Dapat Makan Kaldu dan Jajanan Gratis

lintasmaduranews - Para pemilih yang menggunakan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 17 Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, sehabis mencoblos langsung makan kaldu dan jajanan gratis yang disiapkan warga.
Kaldu merupakan makanan khas Madura terbuat dari kacang hijau yang direbus sampai mirip bubur, kemudian dicampur dengan daging dan bumbu untuk menambah kelezatan. Qomaruddin, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 17 Desa Kolor mengatakan, bagi warga yang sudah mencoblos disiapkan makan gratis. Hal itu untuk menarik minat masyarakat, agar mau menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS.
"Makanan Kaldu tidak diambilkan dari anggaran penyelenggaraan, tetapi murni partisipasi masyarakat," kata Qomaruddin, Rabu (9/12/2015).
TPS ini tidak hanya mengundang minat para pemilih saja, tetapi juga diapresiasi Penjabat Bupati Sumenep, Sudarmawan bersama anggota Forum Pimpinan Daerah.
Sudarmawan mengaku gembira karena partisipasi masyarakat cukup tinggi di TPS 17 Desa Kolor. Apalagi makanan Kaldu yang disediakan berasal dari spontanitas masyarakat.
"Saya bersyukur karena partisipasi masyarakat tidak hanya memilih, tetapi mereka juga memberi makan gratis," kata Sudarmawan.
Selain makanan kaldu, disediakan juga berbagai jajanan khas Madura dan door prize bagi pemilih yang datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya.
Para pemilih saat datang ke TPS di pintu masuk disuguhi jajanan khas madura seperti lopes, geddang kolop, korket, gellung teleng, olet, dan beberapa jajanan khas. Selain itu juga disediakan minuman khas Sumenep yakni poka' (minuman hangat dari jahe dan gula merah).
"Kami memang ingin mengedukasi masyarakat, agar mengenal jajanan khas Madura. Apalagi ini kan juga banyak pemilih pemula. Biar mereka mengenal kue-kue tradisional. Bahkan tidak hanya tahu namanya. Mereka bisa mencicipi rasanya," kata ketua RT 01-RW 06 Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Ibnu Hajar.