- - - -
Facebook  Twitter  Google+

05/12/2015

Perusahaan Garam di Sampang Tidak Komitmen Membeli Garam Petani

lintasmaduranews - Beberapa perusahan perusahaan garam di Kabupaten Sampang tidak membeli garam milik petani yang tidak terserap. Alasannya karena stok garam di gudangnya masih banyak.
Padahal sebelumnya DKPP Sampang sudah melakukan pertemuan antara petani garam Sampang dengan empat perusahaan, masing-masing dari PT Sumatraco, PT Elit Star, PT Unichem dan PT Garam (Persero). Pertemuan tersebut digelar dengan tujuan untuk berkomitmen membeli garam rakyat yang hingga saat ini belum terserap.
Kepala Bidang Kelautan Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Sampang, Muhammad Mahfud mengatakan, gagalnya pengusaha membeli garam milik petani dikarenakan stok yang dimiliki pengusaha masih banyak.
“Perusahaan di Sampang hinggga saat ini masih belum bisa membeli karena masih banyak stok garam di gudangnya,” ujar Mahfud, Sabtu (12/05/2015).
Menurutnya, produksi garam yang tidak terserap di Sampang hingga Oktober 2015 ini sebesar 326.736 ton lebih, sedangkan yang terserap dari jumlah tersebut hanya 202.576 ton lebih.