- - - -
Facebook  Twitter  Google+

04/12/2015

Peserta Pilkada Sumenep Siap Menang dan Kalah

lintasmaduranews - Peserta Pilkada Sumenep 2015, yakni A Busyro Karim-A Fauzi dan Zainal Abidin-Dewi Khalifah menyatakan siap menang dan siap kalah pada akhir debat ketiga yang digagas KPU setempat, Kamis (3/12/2015) malam.
"Kami bersama Mas Fauzi siap kalah dan siap menang. Hampir separuh umur hidup kami sudah diabdikan untuk Sumenep, baik di lembaga pendidikan maupun pemerintahan daerah. Namun, kalau kami ditakdirkan kembali memenangi pilkada, tentunya kami sangat siap," kata Busyro di Sumenep, Jawa Timur.
Pilkada Sumenep 2015 yang akan digelar pada 9 Desember diikuti oleh dua pasangan, yakni Busyro-Fauzi di nomor urut 1 (satu) dan Zainal Abidin-Dewi Khalifah di nomor urut 2 (dua).
Sementara Zainal Abidin meminta warga Sumenep tetap ikut menjaga dan mewujudkan situasi yang kondusif, baik menjelang maupun sesudah pilkada.
"Kami siap menang dan siap kalah dalam pilkada. Mudah-mudahan kami bisa menjadi perantara menuju perubahan Sumenep yang lebih baik," katanya.
Pada Kamis malam, KPU Sumenep menggelar debat yang ketiga atau terakhir kalinya bagi peserta pilkada setempat di aula salah satu hotel di Kecamatan Kota.
Debat merupakan salah satu cara atau metode kampanye bagi peserta pilkada yang harus disiapkan oleh KPU Sumenep.
Sementara Ketua KPU Sumenep, A Warits berharap peserta pilkada dan pendukungnya menjadi pelopor untuk mewujudkan pilkada yang aman, damai, dan berkualitas.
"Alhamdulillah, sebagian tahapan pilkada telah dilaksanakan oleh kami sebagaimana jadwal yang ditentukan dan situasi di Sumenep tetap kondusif. Semoga saja situasi kondusif senantiasa terjaga," ujarnya.
Ia menjelaskan, pilkada merupakan kontestasi yang melibatkan rakyat sebagai pemilik suara guna memilih pemimpin daerah untuk lima tahun mendatang.
"Tentunya, pada akhirnya ada peserta yang akan dinyatakan memenangi pilkada dan peserta lainnya dinyatakan kalah. Oleh karena itu, kebesaran hati peserta pilkada untuk siap menang dan siap kalah merupakan peneguhan komitmen guna menghormati pilihan rakyat sebagai pemilik suara," katanya.
Pasangan A Busyro Karim-A Fauzi diusung oleh gabungan dari dua partai politik (parpol), yakni Partai Kebangkitan Bangsa dan PDI Perjuangan.
Pasangan Zainal Abidin-Dewi Khalifah diusung oleh gabungan delapan parpol, yakni Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Hanura, dan Partai Bulan Bintang.
Busyro adalah mantan Bupati Sumenep periode 2010-2015 yang juga ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) setempat dan Fauzi adalah pengusaha kelahiran Sumenep.
Sementara Zainal Abidin adalah mantan birokrat kelahiran Sumenep dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur dan Dewi Khalifah adalah politisi perempuan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Sumber : Inilah