- - - -
Facebook  Twitter  Google+

05/12/2015

Syafi’ie Setubuhi Adik Iparnya, Kini Mendekam di Polres Sumenep

lintasmaduranews - Syafi’ie (29), warga Desa Campur Barat, Kecamatan Ambunten, Sumenep, Madura, tega menyetubuhi adik iparnya yang berumur 18 tahun di saat istrinya dalam keadaan sakit. Akibatnya, bapak tiga anak itu digerebek warga dan harus mendekam di polsek setempat, Kamis (3/12/2015).
Perbuatan layaknya suami istri itu bermula ketika adik iparnya berkunjung ke rumah kakaknya, Sulaiha yang merupakan istri sah Syafi’ie. Saat itu kakaknya memang sedang sakit sehingga adik iparnya menjenguk. Namun karena adik iparnya berkunjung ke rumah kakaknya hingga larut malam, maka pulangnya diantar oleh Syafi’ie (kakak iparnya).
Adik iparnya diantar Syafi’ie mengendarai sepeda motor ke Dusun Jutengen Laok, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten. Itu tempat tinggal adik iparnya yang juga rumah asal Sulaiha. Tetapi sesampainya di rumah mertuanya, Syafi’ie tidak langsung pulang, namun tinggal di rumah tersebut hingga larut malam.
‘’Bahkan ternyata, Syafi’ie justru masuk kamar adik iparnya dan dicurigai warga setempat keduanya berbuat mesum,’’ papar IPTU Supardi, Kapolsek Ambunten.
Warga setempat yang curigai dan sudah lama mengintai perbuatan keduanya pun langsung merencanakan penggerebekan. Tetapi untungnya sebelum penggerebekan terjadi, ada aparat desa yang melaporkan ke polisi, hingga seketika itu juga polisi diterjunkan ke lokasi kejadian. Warga bersama polisi menggeberek keduanya yang sedang berduaan di kamar milik adik Sulaiha itu.
"Alhamdulillah, warga yang sudah marah besar itu tak sempat berbuat anarkhis. Kedua pasangan itu segera kami amankan di Mapolsek,’’ tandas Supardi.
Kini kasus asusila antara kakak dan ipar tersebut dilimpahkan ke Polres Sumenep dan sedang ditangani Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA).
‘’Hasil pemeriksaannya bagaimana, kita tunggau hasil dari unit PPA. Sekarang pemeriksaan masih berlangsung,’’ pungkasnya.(Surya)