- - - -
Facebook  Twitter  Google+

12/12/2015

Warga Sampang Pertanyakan Pembebasan 3 Terduga Narkoba

lintasmaduranews - Sejumlah warga Desa Maduleng, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Jumat (11/12/2015) mendatangi Mapolres Pamekasan untuk mempertanyakan ketegasan petugas terkait dibebaskannya 3 orang terduga pengguna sabu-sabu yang ditangkap Kamis kemarin, di Kecamatan Proppo Pamekasan.
Ketiga orang itu yakni, M Sholeh warga Proppo Pamekasan, Samidin warga Sampang dan M Rois, Kepala Desa Maduleng Sampang terpilih yang rencananya akan dilantik, hari Senin besok.
Kiai Syaiful Jabbar, mewakili warga Desa Maduleng mengatakan, bebasnya 3 orang terduga pengguna narkoba jenis sabu-sabu itu, khususnya kepala desa terpilih diduga karena yang bersangkutan telah membayar uang tebusan hingga ratusan juta rupiah, kepada petugas Polres Pamekasan.
“Bagaimana kalau pemakai, bagaimana kalau pengedar begitu saja, saya ke sini ini mau nanya apakah betul dikeluarkan, karena itu sudah ditangkap, katanya tes urinenya sudah positif, kenapa dikeluarkan, dikeluarkan tadi malam, cuma kabarnya itu katanya ada 250 juta,” ungkap Kiai Syaiful Jabbar.
Sayangnya, kedatangan sejumlah warga Desa Maduleng Sampang itu, hanya ditemui petugas jaga di SPK Polres Pamekasan, dengan alasan Kapolres maupun Wakapolres Pamekasan, tidak berada di tempat.
Sementara, dengan alasan tidak tahu persoalan itu, Kabag Ops Polres Pamekasan, AKP Sarpan maupun Aiptu Budiarto selaku Plt Kasubag Humas, menolak memberikan komentar terkait dugaan dibebaskannya 3 orang terduga pengguna sabu-sabu tersebut.