- - - -
Facebook  Twitter  Google+

06/01/2016

Toko Indophone VIVO Smart Phone di Pamekasan di Bobol Maling

lintasmaduranews - Toko Indophone VIVO Smart Phone milik Angga warga Jl Jokotole Pamekasan di Jl Masigit Nomor 3 Pamekasan dibobol maling, Rabu (6/1/2015).

Kasus pembobolan tersebut pertama kali diketahui Rusdi, petugas kebersihan yang pertama kali mengetahui toko Hp dalam keadaan terbuka saat dirinya hendak mengerjakan tugas kebersihan. Kemudian ia memberitahu kepada salah satu karyawan terkait pembobolan.

Sebelum para pelaku masuk ke toko untuk menguras Hp berbagai jenis. Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di depan kantor pos ditutup dengan isolasi, sehingga akti pelaku tidak terditeksi.

Tim Identifikasi Polres Pamekasan, melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim yang terdiri dari jajaran Satreskrim Polres Pamekasan, mengumpulkan data dan sidik jari pelaku saat membobol dan menguras isi toko. Bahkan petugas juga menyisir sejumlah titik untuk mendapatkan sidik jari pelaku yang diduga lebih dari satu orang.

"Kami masih mencari alat bukti yang bisa dijadikan petuntuk untuk mengungkap kasus ini," kata Ipda Anwar Subagyo, salah satu anggota Satreskrim Polres Pamekasan, kepada sejumlah wartawan.

Diakuinya, sekalipun terdapat Closed Circuit Television (CCTV) di dalam toko ataupun di luar. Pelaku belum bisa diidentifikasi karena menggunakan pelindung muka. "Berdasarkan CCTV yang ada di dalam toko, pelaku menggunakan sarung tangan dan menutup wajah," ungkapnya.

Dari hasil olah TKP sementara, pelaku diduga tiga orang masuk ke toko melewati pintu depan dengan cara mencongkel rolling. "Untuk perkembangan lebih lanjut tunggu olah TKP dari tim kami, karena kondisi di dalam toko sekarang acak-acakan," jelasnya.

Akibat peristiwa tersebut, pemilik toko ditaksir mengalami kerugian hingga Rp 700 juta.